Suara.com - Ustaz Maaher At-Thuwailibi dikenal sebagai penceramah yang sangat aktif di media sosial dan sering memancing kontroversi. Yang terbaru, Ia berselisih dengan artis Nikita Mirzani. Ternyata sebelumnya ia pun pernah membuat kehebohan lainnya, berikut ini sederet kontroversi Ustaz Maaher yang dirangkum Suara.com.
Penceramah asal Medan yang saat ini tinggal di Pulau Jawa ini, sering kali mengunggah kegiatannya dalam berdakwah di Indonesia. Pemilik nama lengkap Soni Eranata ini sangat aktif di Facebook, Twitter, dan Instagran.
Bagi Anda yang penasaran dengan kontroversi-kontroversi Ustaz Maaher At-Thuwailibi, simak rangkumannya di bawah ini.
1. Ceramah Soal Indonesia Negara Thagut
Pada tahun 2017 yang lalu, Ustaz Maaher At-Thuwailibi dalam ceramahnya menyatakan bahwa negara Indonesia merupakan negara thagut, di mana pemerintah adalah bagian dari musuh Islam. Hal tersebut diwujudkan dengan adanya Undang-Undang Ormas yang digunakan untuk membubarkan Hizbut Tahrir Islam (HTI).
Selain itu, dirinya juga mengobarkan fitnah dan provokasi bahwa dengan UU Ormas tersebut, akan digunakan pemerintah untuk membubarkan gerakan Islam lainnya. Untuk itu, menurutnya UU Ormas harusnya dilawan oleh seluruh kelompok Islam.
2. Dilaporkan Atas Tuduhan Ancaman Pembunuhan
Tidak cukup sampai di situ, kontroversi Ustaz Maaher At-Thuwailibi masih berlanjut, di mana dirinya juga sempat menjadi sorotan setelah dilaporkan oleh aktivis Permadi Arya alias Abu Janda. Dirinya dipolisikan atas tuduhan menyebarkan ancaman pembunuhan di media sosial.
Pelaporan Abu Janda ke Bareskrim tersebut terdaftar dalam nomor STTL/552/XI/2019/BARESKRIM tertanggal Jumat, 29 November 2019. Abu Janda merasa diancam dengan kicauan Ustaz Maaher yang diunggah di akun Twitter @ustadzmaaher_.
Baca Juga: Gus Miftah Tantang Ustaz Maaher ke Lokalisasi: Kalau Anda Kuat Iman sih
Menurut Abu Janda, kicauan tersebut dinilai telah termasuk dalam ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan orang lain. Abu Janda menduga bahwa Ustaz Maaher telah melanggar Undang-Undang tindak pidana ujaran kebencian dalam UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE Pasal 28 Ayat 2.
Abu Janda juga melaporkan Ustaz Maaher dengan Pasal pengancaman dalam media elektronik/media sosial UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE Pasal 29.
3. Kritik Terhadap Ustaz Yusuf Mansur
Perseteruan antara Ustaz Maaher At-Thuwailibi dengan Ustaz Yusuf Mansur dipicu dari film The Santri. Di akun Instagram miliknya, Ustaz Maaher At-Thuwailibi berkali-kali mengunggah posting-an pedas terkait film yang dibintangi oleh Wirda Mansur, putri Ustaz Yusuf Mansur tersebut.
4. Kritik Terhadap Nikita Mirzani
Kontroversi yang terbaru adalah perseteruan Ustaz Maaher At-Thuwailibi dengan Nikita Mirzani. Dalam video yang diunggah di akun twitter @ustadzmaaher_ kurang lebih berdurasi dua menit, Ustaz Maaher meminta Nikita Mirzani untuk meminta maaf secara terbuka kepada publik. Namun Ustadz Maaher malah dikecam oleh netizen karena terdapat kata-kata hinaan dalam video tersebut yang menyebutkan Nikita Mirzani sebagai lonte.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium