Suara.com - Pemerintah mengalihfungsikan Tower 4 Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang semula tempat isolasi orang tanpa gejala menjadi tempat perawatan pasien dengan gejala COVID-19.
Kepala Sekretariat RSD Covid-19 Wisma Atlet Kolonel Laut (K) dr RM Tjahja Nurrobi menjelaskan pengalihfungsian Tower 4 dilakukan karena terjadi lonjakan pasien positif bergejala belakangan ini.
"Sejak kira-kira satu minggu yang lalu, kita melihat bahwa adanya tren untuk penambahan jumlah kasus kurvanya semakin curam. Untuk itu kemarin kira-kira 3 hari yang lalu, salah satu Tower yang biasanya dipakai untuk isolasi Mandiri yaitu Tower 4 dialihfunsikan sebagai Tower perawatan," kata Nurrobi dalam jumpa pers dari BNPB, Jakarta, Senin (30/11/2020).
Dengan demikian, tower khusus pasien bergejala ditempatkan di tiga tower yakni Tower 4, 6, dan 7, sementara OTG hanya ditempatkan di Tower 5.
"Isolasi Mandiri (Tower 5) saat ini kurang lebih sudah mencapai 80 persen, sedangkan yang tower 4, 6, dan 7 ini sudah mencapai 50 sekian persen," jelasnya.
Meski begitu, dia menegaskan bahwa kondisi ini masih terkendali, angka kesembuhan dari pasien yang dirawat di RSD Wisma Atlet juga tinggi.
"Kesembuhan sangat baik, Kalau kita melihat baik itu di Indonesia atau DKI. Di wisma atlet juga kesembuhan rata-rata hampir 90 persen," ucapnya.
Untuk mengantisipasi kebanjiran pasien, pengelola RSD Wisma Atlet telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membuka beberapa hotel agar dijadikan tempat isolasi mandiri bagi OTG COVID-19.
Diketahui, dalam data per Senin (30/11/2020), RSD Wisma Atlet merawat 3.446 orang positif corona; 1.150 OTG dan 2.296 bergejala ringan.
Baca Juga: Di Afrika, Malaria Lebih Banyak Sebabkan Kematian daripada Covid-19
Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 44.887 orang.
Kemudian sebanyak 41.718 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 41.126 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 484 orang, dan meninggal delapan orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB