Suara.com - Di era modern seperti saat ini, eskalator tentu sudah menjadi benda yang lumrah digunakan khususnya di pusat-pusat perbelanjaan.
Untuk menggunakannya, kita di Indonesia tentu sudah sangat biasa dan mahir sehingga jarang ada yang terjatuh ketika naik eskalator.
Akan tetapi di salah satu negara benua Afrika, tepatnya di Kamerun, belum banyak warga yang bisa naik eskalator.
Pengalaman warga di sana saat naik eskalator viral di media sosial Instagram seletah diunggah oleh akun @undercover.id.
"Pengalaman Warga Kamerun Saat Pertama Kali Naik Escalator," terang aku tersebut dikutip Suara.com, Selasa (01/12/2020).
Dalam video tersebut tampak sebuah mal besar sedang dikerumuni warga setempat. Terlihat antrean panjang mengular sampai ke jalan raya hingga membuat lalu lintas sedikit terganggu.
Usut punya usut, mereka antri sampai ke jalan raya hanya demi naik eskalator yang baru pertama kali ada di daerah mereka.
Video berdurasi 2 menit 24 detik tersebut juga memperlihatkan orang-orang yang ketakutan ketika pertama kali mencoba eskalator. Ada yang terhuyung, sampai kejengkang ke belakang.
Alhasil, sejumlah petugas terlihat membantu warga yang belum bisa naik eskalator tersebut. Sesekali, eskalator tersebut terpaksa dihentikan karena ada beberapa warga yang terjatuh.
Baca Juga: Viral Warung Es Namanya Tak Jelas, Justru Dicari-cari Gegara Hal Ini
Nampak pula raut ekspresi kebahagiaan dari orang-orang dalam video tersebut seolah ada mainan baru.
Hingga artikel ini ditayangkan, video tersebut telah dilihat hingga 106 ribu kali dan menuai ribuan komentar dari warganet.
"Tingkat kebahagiaan orang beda-beda min, ini bukan jokes tapi harusnya saling menghargai. Bersyukur mereka di sana sudah bisa naik eskalator," ucap warganet pemilik akun @khairy***
"Ngeliatnya bahagia, ikut seneng," sambung akun lainnya @abee***
"Sumpah, seneng liatnya dan bahagia. Dan lucu juga. Semoga setiap manusia di muka bumi ini segera merasakan kebahagiaan seperti ini," timpal akun @arya***
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Donald Trump Rilis 160 Dokumen Rahasia UFO: Bahas Alien dan Objek Misterius
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak