Suara.com - Publik tengah dihebohkan oleh video rekaman sekelompok pemain hadroh yang kesetrum berjamaah saat sedang naik pentas.
Video yang kontan mengundang gelak tawa penonton tersebut dibagikan oleh Kreator TikTok @rb__022.
Dalam video itu, mulanya penampilan hadroh berlangsung tanpa hambatan. Namun, tiba-tiba salah satu dari vokalis merasa ada setruman dari mik. Hal itu kontan membuatnya sesaat panik.
Kendati begitu, penampilan sekelompok hadroh tersebut tetap berjalan sebagaimana mestinya lantaran mik sudah disingkirkan ke tepian.
Sayangnya, nasib buruk kembali menimpa mereka beberapa saat kemudian lantaran ada mik lain yang ikut mengalirkan arus listrik berlebihan.
Setruman sesi dua itu yang membuat pertunjukan hadroh berhenti dan panik seketika lantaran penyanyi melempar mik secara tiba-tiba.
Tidak berhenti sampai di situ saja, insiden berikutnya menunjukkan ada salah seorang pria di luar rombongan hadroh yang nekat memegang mik tersebut.
Kontan saja, dia pun ikut kena setruman yang sontak membuatnya panik sampai melemparnya jauh ke arah orang lain.
Hal itu membuat para pemain hadroh bubar seketika lantaran mereka tidak ingin terkena setruman juga.
Baca Juga: Mengaku Sakit dan Tangan Diinfus, Ternyata Modus Supaya Tidak Bayar Utang
Terdengar dalam video para penonton acara tersebut panik bahkan sampai berteriak.
Kekinian, video pemain hadroh kesetrum berjamaah tersebut viral di media sosial. Ratusan ribu suka dan hampir 5 ribu komentar telah dilayangkan untuk video yang membuat publik ngakak ini.
Kebanyakan warganet menyoroti seorang pria yang nekat mengecek kondisi mik sehingga membuat acara berhenti seketika.
"Udah tau nyetrum yang terakhir malah dipegang bapak," ujar Adek Sofia.
"Bapak yang terakhir memastikan saja. Apakah dia juga akan bergetar hebat," balas Arbunda ASA.
"Bapak yang terakhir gak mau kesetrum sendiri jadi dia lempar mik ke yang lain biar ngerasain juga," timpal Friskrvh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Aksi Kamisan ke-900: Keteguhan Sumarsih Mencari Keadilan bagi Sang Anak
-
Ahli Hukum di Sidang Gus Yaqut: Kerugian Negara Harus Ada Sebelum Penetapan Tersangka
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Bareskrim Polri Minta Bank Perketat Aturan Buka Rekening demi Putus Aliran Dana Judi Online
-
Tak Hanya Outsourcing, Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq juga Kuasai Proyek Makan-Minum di 3 RSUD
-
Pakar UGM: Keputusan Menag Soal Kuota Haji Belum Tentu Melanggar Hukum Tanpa Pengujian Resmi
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Korea Utara Uji Coba Rudal Nuklir Baru saat Timur Tengah Memanas
-
22 Tahun Terkatung-katung, JALA PRT Sebut RUU PPRT Cetak Sejarah Terlama di DPR
-
Sesalkan RI Belum Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, FPI Tunggu Penjelasan Pemerintah