Suara.com - Penguncian parsial di Jalur Gaza akan mulai diberlakukan akhir pekan ini setelah infeksi COVID-19 di wilayah padat penduduk tersebut melonjak, menurut Kementerian Dalam Negeri Gaza pada Kamis (3/12).
Masjid dan sebagian besar sekolah akan ditutup siang hari meski banyak usaha akan diizinkan untuk tetap beroperasi hingga jam malam memaksa warga Gaza untuk tetap berada di rumah. Penutupan total akan diterapkan pada akhir pekan.
Juru bicara kementerian Eyad Al-Bozom mengatakan kepada awak media bahwa mereka juga sedang mempertimbangkan penguncian total jika diperlukan.
Virus corona melonjak lebih dari tiga kali lipat dalam sebulan terakhir hingga menyentuh angka 900 setiap harinya. Dalam kurun waktu itu pula jumlah kematian naik empat kali lipat menjadi 126. Hingga kini sekitar 23.000 infeksi telah dilaporkan.
Organisasi kesehatan memperingatkan wabah COVID-19 bisa dengan mudah lepas dari kendali dan membebani sistem kesehatan di wilayah kantung tersebut, yang dihuni oleh 2 juta warga Palestina dan banyak di antaranya yang hidup dalam kemiskinan.
Hamas, kelompok yang menguasai Gaza, memberlakukan penguncian pada Agustus. Akan tetapi pembatasan itu dilonggarkan dan otoritas kini sedang berupaya menahan gelombang kedua COVID-19.
Berita Terkait
-
Bantu Roda Perekonomian, Federal Oil Gelar Program Ganti Oli Berhadiah
-
Lepas Pensiunan ke Jogja, 30 Guru dan Staf TU MAN 22 Jakbar Positif Corona
-
Corona Kian Ganas, Jumat Ini RSD Wisma Atlet Rawat 3.280 Pasien Covid Baru
-
Update Covid-19 di Dunia: Sederet Negara Ini Alami Rekor Kasus Harian
-
Vaksin Oxford Sebabkan Efek Samping Neurologis, Ketahui Fakta-faktanya!
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!
-
Pakai Jaket Biru dan Topi Hitam, Wali Kota Madiun Maidi Tiba di KPK Usai Terjaring OTT
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Kubu Nadiem akan Laporkan 3 Saksi ke KPK, Diduga Terima Duit Panas Chromebook, Siapa Mereka?
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
Deretan 'Dosa' Bupati Pati Sudewo: Tantang Warga, Pajak 250 Persen, Kini Kena OTT KPK
-
Stop 'Main Aman', Legislator Gerindra Desak Negara Akhiri Konflik Agraria Permanen
-
Detik-detik Mencekam Polisi Rebut Kaki Ibu dari Cengkeraman Buaya 3 Meter di Tarakan