Suara.com - Entah apa yang ada di pikiran pria bernama Cecen Williams pemilik akun TikTok @dedekbumbum. Cecen membuat sebuah konten TikTok yang memamerkan sarapan seharga Rp 150 ribu.
"Sarapan paginya orang kaya Rp 150.000," tulis Cecen dikutip Suara.com, Kamis (10/12/2020).
Bukan soal harga makanannya, Cecen merendahkan orang miskin yang ia anggap tidak mampu manikmati kudapan seperti yang ia santap.
Sebab, menurut Cecen orang miskin hanya mampu makan gorengan yang harganya jauh lebih rendah dari pada makanan yang ia makan.
“Yang miskin gorengan aja 5000 dapet lima biji,” sambungnya lengkap dengan emoji tertawa.
Dengan bergaya makan roti menggunakan pisau, Cecen sambil senyum-senyum menyantap makanannya.
Sontak pernyataan Cecen membuat warganet geram dan tidak sedikit di antara mereka yang membanjiri kolom komentar dengan berbagai nada.
“Mau sarapan paginya yang 150k atau 5k sama aja. Ujung-ujungnya jadi ta*, lagian enggak ada ceritanya orang kaya sarapan pagi yang 150k ta*nya jadi wangi,” ungkap akun @Ray***.
“Roti tawar, telor orek, saos sambel, kentang goreng 150 ribu? Gue bikin sendiri paling enggak sampai 20 ribu,” sahut warganet lainnya akun Merryy***
Baca Juga: Kiriman Kue untuk Pacar Ditolak, Curhat Wanita Ini Berujung Pro Kontra
"Astaghfirullah, gorengan yang harganya 1000 rupiah, setidaknya kita juga membantu mereka yang sedang usaha gorengan agar jualannya cepet habis," timpal akun @Tedi***
Hingga artikel ini ditayangkan, video tersebut telah disaksikan jutaan kali oleh warganet.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
Viral Takjil Gratis dengan Pesan Tuhan Yesus Sayang Kamu, Toleransi atau Ngawur?
-
Lirik Lagu Manis yang Jadi Sinyal Kelam, Detik-Detik sebelum Mahasiswi UIN Dibacok Teman Kampus
-
Detik-Detik Menkeu Purbaya Kaget Dapat Gift Singa dan Paus Saat Live: Ntar Disangka Gratifikasi
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!