Suara.com - Keluarga Muhammad Suci Khadavi, salah satu korban 6 laskar FPI yang tewas ditembak dalam bentrokan dengan aparat di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, bagikan cerita haru detik-detik korban sebelum pergi mengawal Habib Rizieq Shihab.
Cerita datang dari Anandra, kakak kandung korban Muhammad Suci Khadavi. Ia mengungkapkan, perilaku tak biasa yang dilakukan adiknya sebelum pamit mengawal Rizieq. Adiknya sebelum pergi meninggalkan rumah tak biasanya mau dipeluk erat ibunya.
Padahal, kata Anandra, adiknya tersebut ketika pamit keluar untuk pergi tak pernah mau memeluk ibunya lantaran merasa malu karena sudah dewasa.
"Di sana tuh tumben memang beda adik saya salaman dengan ibu dipeluk dia minta izin keluarga itu tumben banget biasanya dia enggak mau dipeluk karena udah gede merasa malu," kata Anandra dalam RDPU bersama Komisi III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2020).
Anandra menyatakan, akhirnya keluarga melepas kepergian Khadavi tak ada sedikit prasangka apa pun. Korban sendiri sebelumnya memang berbicara pamit untuk mengawal Rizieq di Megamendung, Puncak, Bogor.
Kemudian, ketika beberapa hari sebelum dikabarkan tewas, keluarga sempat melakukan video call dengan Khadavi. Dalam posisi itu, Khadavi terlihat masih sehat.
Sampai pada hari Senin (7/12), sejumlah rekanan laskar lainnya tiba-tiba menyambangi kediaman Anandra untuk menanyakan keberadaan Khadavi. Ternyata rekanan laskar mengajak juga keluarga untuk tabah dan segera menuju ke Petamburan.
"Yaudah ibu ke Petamburan dulu ya kebetulan di hp ada notifikasi berita saya baca, wah tanpa pikir saya telponin adik saya saya telponin terus terus saya WA kok enggak ada kabar. Itu berita masih simpang siur kami tidak tahu kondisi beliau seperti apa," tuturnya.
Lebih lanjut, Anandra pun dan keluarga harus menerima kenyataan pahit, Khadavi dinyatakan tewas dalam perjalanan mengawal Rizieq.
Baca Juga: Telusuri Penembakan Enam Laskar FPI, Komnas HAM Kumpulkan Bukti-bukti
"Ayah saya cerita sambil berderai air matanya sambil ya Allah benar-benar ini luka tembak di dada 3 di punggungnya itu luka robek seperti diseret," tandasnya.
Dalam rapat dengar pendapat umum ini para keluarga menyampaikan keluh kesahnya terkait 6 laskar yang tewas ditembak mati. Pihak keluarga didampingi kuasa hukum meminta DPR membentuk tim pencari fakta.
Adapun nama-nama 6 laskar yang tewas antara lain; Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), Lutfhil Hakim (24), dan Akhmad Sofiyan (26).
Sebelumnya diberitakan, FPI menemukan fakta terbaru terkait kondisi enam jenazah laskar pengawal Habib Rizieq Shihab yang ditembak Polisi, pada Senin (7/12/2020) dini hari kemarin.
FPI mengumumkan 6 pengawal Habib Rizieq yang merupakan Laskar FPI ditembak mati yang lukanya semua terlihat ada kesamaan yakni mengarah ke jantung. Polisi juga diduga menembak laskar dari jarak dekat.
Selain itu, FPI mencurigai adanya penyiksaan sebelum 6 laskar itu tewas ditembak. Pihak FPI mengklaim, menemukan juga luka di tubuh jenazah sebagai tanda-tanda penyiksaan.
Berita Terkait
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace
-
Kenapa FPI Dibubarkan? Kini Pecah Bentrok dengan PWI-LS Saat Habib Rizieq Ceramah di Pemalang
-
BREAKING NEWS! Eks Jubir FPI Munarman Ucapkan Sumpah Setia ke NKRI
-
Singgung Kasus KM 50 dalam RDP Komisi III dengan Kapolri, Romo Syafii: Misteri KM 50 Lebih Hebat Ketimbang ...
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana