Suara.com - Seorang wanita yang diduga bekerja sebagai mata-mata dari China, pernah tidur dengan politikus muda yang sedang naik daun untuk mendapatkan informasi rahasia.
Menyadur The Australian, Jumat (11/12/2020) Fang Fang atau juga dikenal dengan Christine Fang, seorang wanita China dituduh melakukan operasi mata-mata dengan menargetkan politisi lokal yang sedang naik daun. Operasi tersebut berlangsung dari 2011 hingga 2015.
Menurut informasi intelijen Amerika Serikat yang bocor, Fang bekerja sesuai arahan kementerian keamanan China untuk mengumpulkan dana, berjejaring dan menipu politisi junior yang dia yakini sedang naik daun secara nasional.
Salah satu politisi yang dikabarkan dekat dengan Fang Fang adalah Eric Swalwell, mantan kandidat presiden yang telah mewakili distrik California sejak 2013.
Selain dekat dengan Swalwell, dia memiliki hubungan seksual dengan setidaknya dua walikota di Midwest selama sekitar tiga tahun.
Dalam satu insiden yang ditangkap oleh pengawasan FBI, Fang Fang tertangkap sedang berhubungan seks dengan walikota Ohio di dalam mobil.
Ketika ditanya mengapa dia melakukan hal tersebut, Fang menjawab bahwa dia ingin meningkatkan bahasa Inggrisnya, menurut penyelidikan oleh Axios, sebuah situs berita AS.
Pada sebuah konferensi di Washington pada tahun 2014, seorang walikota dari kota Midwestern menyebut Fang sebagai pacarnya, menurut seorang walikota California yang berbicara dengan mereka.
Fang, yang diperkirakan berusia akhir tiga puluhan atau awal empat puluhan, masuk ke Amerika Serikat sebagai mahasiswa pada 2011, dan menghabiskan empat tahun berikutnya merayu tokoh politik di semua tingkatan.
Baca Juga: Vaksin Covid-19 Siap Dijual Bebas, Sinopharm Lakukan Simulasi Logistik
Selain Swalwell dan walikota yang tidak disebutkan namanya, Fang mengumpulkan uang untuk Tulsi Gabbard, seorang anggota kongres Partai Demokrat di Hawaii.
Gabbard dan Swalwell keduanya pernah maju untuk nominasi presiden partai tahun 2020. Swalwell keluar pada Juli tahun lalu setelah tiga bulan dan Gabbard tertatih-tatih hingga Maret tahun ini dengan sedikit dukungan.
Rencana Fang adalah mengambil hati untuk dapat bergabung ke dalam lingkaran politik dengan memenangkan bintang-bintang yang sedang naik daun, seorang perwira intelijen mengatakan kepada Axios. Dia sedang menjalankan misi.
Meskipun dia tidak diyakini telah memperoleh materi rahasia, dia mungkin menempatkan "sub-agen" di kantor lokal dan kongres. Dia menempatkan setidaknya satu pekerja magang di kantor Swalwell di Washington.
Perkenalan Fang dan Swalwell berlangsung beberapa tahun, dimulai ketika dia berada di dewan kota Dublin di California, sebelum dia memenangkan kemenangan yang menakjubkan atas seorang petahana Demokrat untuk masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat. Dia kemudian mengumpulkan dana untuk kampanye pemilihan ulang di tahun 2014.
Penyelidik federal memberi tahu Swalwell tentang kekhawatiran tentang terhadap Fang pada tahun 2015, pada tahun yang sama ia mendapatkan kursi di komite intelijen DPR, yang mengawasi berbagai lembaga termasuk CIA dan FBI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja
-
Jabar Raih Penghargaan Terbaik Dalam Anugerah Kearsipan 2026, Bukti Hormati Setiap Jejak Sejarah
-
KPK Sita 7 Mobil hingga Emas dalam OTT Imigrasi Jakbar
-
KPK Ungkap Wamen Imigrasi Silmy Karim Diduga Terlibat Kasus Izin Tinggal WNA
-
Tolak Wacana Rusun, Korban Kebakaran Kemayoran Minta Pemerintah Bantu Bangun Rumah Lagi