Swalwell, yang tidak dituduh melakukan kesalahan, memutuskan kontak dengan Fang setelah pengarahan tersebut.
"Rep Swalwell, dulu sekali, memberikan informasi tentang orang ini - yang dia temui lebih dari delapan tahun lalu, dan yang tidak dia temui selama hampir enam tahun - kepada FBI," kata kantor Swalwell kepada Axios.
Pihak Swalwell menolak menjawab apakah dia memiliki hubungan seksual dengan Fang. Dia sekarang sudah menikah dan memiliki dua anak orang anak.
Swalwell menyatakan bahwa cerita itu dibuat untuk menghentikannya mengkritik Presiden Donald Trump. "Saya pernah menjadi kritikus presiden. Saya telah menentang dia. Saya berada di kedua komite yang bekerja untuk mendakwa dia," katanya kepada Politico.
"Jika pejabat intelijen mencoba untuk mempersenjatai kerja sama seseorang, mereka pada dasarnya berusaha melakukan apa yang tidak dapat dilakukan orang ini, yaitu mencoba dan mendiskreditkan seseorang." sambungnya.
Fang juga menjadi sukarelawan dalam kampanye Kongres 2014 dari Ro Khanna (44) seorang Demokrat California yang kemudian menang pada 2016 dan menjadi pendukung utama Bernie Sanders, senator sayap kiri yang mencalonkan diri untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat pada 2016 dan 2020.
Partai Republik senang dengan pengungkapan Fang sebagai pemberat untuk mereka bahwa Demokrat lunak terhadap China. Kayleigh McEnany, sekretaris pers Trump, berkata: "Selama empat tahun, Presiden Trump dituduh sebagai agen Rusia. Benar-benar luar biasa bahwa entitas yang berada di bawah kendali kekuatan asing adalah Demokrat, termasuk Eric Swalwell."
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku
-
Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya
-
10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
-
KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi