Suara.com - Letnan Jenderal TNI Herman Asaribab, yang menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Herman Asaribab wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, pada Senin siang.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta mengatakan Asaribab, jenderal asal Papua itu, wafat karena sakit. Ia sempat dirawat di RS milik AD tersebut.
"Iya betul (meninggal) satu jam lalu. Beliau meninggal sekitar pukul 13.40 WIB di RSPAD Gatot Soebroto," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Nefra Firdaus ketika dikonfirmasi Antara.
Penyebab meninggalnya mantan Pangdam Cenderawasih itu karena sakit setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Nefra tidak menjelaskan sakit apa yang diderita oleh jenderal bintang tiga tersebut, apakah terinfeksi Covid-19 atau bukan.
Jenazah disemayamkan di RSPAD dan akan diterbangkan ke Jayapura, Papua.
"Ini sesuai dengan permintaan keluarga. Saat ini sedang diurus," kata Nefra.
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa beserta jajaran TNI AD menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Herman Asaribab.
"Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa," ujarnya.
Keluarga Besar Pusat Penerangan TNI juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Wakasad Letnan Jenderal TNI Herman Asaribab.
"Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Aamiin," kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad.
Letjen TNI Herman Asaribab sendiri belum sempat melakukan serah terima jabatan (Sertijab) sebagai Wakasad untuk menggantikan Letjen TNI Fachrudin yang akan memasuki masa pensiun.
Berita Terkait
-
Wakasad Letjen TNI Agus Jadi Gitaris di Konser Dewa 19, Netizen: Jenderal Panutan!
-
Wakasad Sebut Program Manunggal Membangun Desa 2023 Bisa Diarahkan untuk Perbaikan Infrastruktur Cianjur Pascagempa
-
Evakuasi Korban Terus Dilakukan, Wakasad Sebut Lebih Dari 2.400 Prajurit TNI AD Dikerahkan untuk Pascagempa Cianjur
-
Resmi Gabung PKS, Mantan Wakasad Munir Langsung Ditunjuk Jadi Dewan Pakar Bidang Pertahanan Negara
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata