Suara.com - Seorang ayah ditangkap setelah tega menikam putrinya yang baru berusia 18 bulan dengan pisau roti di apartemennya di Puchong Permai, Malaysia.
Menyadur Bernama, Selasa (15/12/2020) pria yang berusia 27 tahun tersebut ditangkap segera setelah adanya sebuah laporan penganiayaan ke Kepolisian Subang Jaya pada 12 Desember pukul 16.30 waktu setempat.
Pria tersebut dicokok oleh petugas di apartemennya yang terletak di daerah Pucong Permai, Selangor, Malaysia.
Di lokasi kejadian, polisi juga menyita sebuah pisau roti yang digunakan untuk menusuk perut anaknya hingga luka parah.
Bayi yang baru berusia 18 bulan tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit daerah Serdang untuk perawatan dan operasi lebih lanjut.
Tersangka dikatakan mengalami tekanan emosional setelah menceraikan istrinya dua tahun lalu.
Pemeriksaan awal juga menunjukkan bahwa tersangka dinyatakan positif menggunakan obat-obatan terlarang , menunjukkan bahwa dia berada di bawah pengaruh ketika dia mengamuk.
"Tersangka yang juga pegawai toko aksesori kendaraan ini dikatakan telah menceraikan istrinya sehingga menimbulkan tekanan emosi," kata Kapolres Subang Jaya Asisten Kompol Abd Khalid Othman
"Hasil tes skrining urine awal yang dilakukan terhadap tersangka ternyata positif sabu," sambung Kompol Abd Khalid Othman kepada Sinar Harian.
Baca Juga: ABG 19 Tahun Sayat Leher Sendiri karena Pacar Minta Putus
Wakil Direktur Jenderal Kesehatan (Medik), Datuk Dr Rohaizat Yon, Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) melaporkan bahwa bayi tersebut dalam kondisi stabil setelah mendapat perawatan yang tepat dari Rumah Sakit Serdang dan menjalani operasi di Rumah Sakit Tunku Azizah di pengumuman Facebook kemarin.
"Kementerian Kesehatan akan terus memantau dan memberikan pengobatan yang dibutuhkan. Mari kita semua berdoa agar pasien cepat sembuh," jelas Datuk Dr Rohaizat Yon melalui akun Facebook.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Setop Jadi Konten Kreator Saat Tugas, Mabes Polri Larang Anggota Live Streaming di Medsos!
-
Jakarta Dikepung Banjir: 115 RT Terendam, Ketinggian Air di Jaksel Tembus 2,4 Meter!
-
UMKM RI Terjebak 'Simalakama': Pintar Produksi Tapi Gagal Jual Gara-gara Gempuran Barang Impor!
-
Kontroversi Perayaan Ulang Tahun Menteri Israel, Pakai Kue Bentuk Tali Hukuman Gantung
-
Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah