Suara.com - Seorang suami di Malaysia tega cekik istri hingga tewas setelah terlibat pertengkaran hanya karena salah paham.
Menyadur Bernama, Rabu (16/9/2020) insiden tersebut terjadi pada Selasa (15/12) yang menimpa seorang perempuan Orang Asli, sebutan untuk pribumi Malaysia, di rumah mereka di Kampung Liak, Gua Musang.
Kepala Kepolisian Kelantan DCP Shafien Mamat, saat dihubungi Bernama mengatakan timnya mendapat laporan dari kakak korban.
Setelah mendapat laporan, polisi dari Markas Polisi Distrik (IPD) Gua Musang langsung bergegas ke lokasi yang terletak di dekat Dataran Tinggi Lojing.
Shafien Mamat mengatakan, insiden itu diyakini terjadi sekitar pukul 12.00 siang waktu setempat ketika korban dan suaminya berada di rumah mereka yang terletak di pedalaman desa.
"Pemeriksaan pendahuluan oleh polisi menemukan ada kesalahpahaman antara korban dan suaminya yang menyebabkan pria tersebut mencekik istrinya dan korban diyakini tewas di tempat kejadian," katanya.
Menurut Shafien, polisi telah menangkap suami korban yang berusia 40 tahun itu untuk membantu penyelidikan berdasarkan Pasal 302 KUHP.
Shafien menambahkan jika jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Gua Musang untuk diotopsi.
Baca Juga: ABG 19 Tahun Sayat Leher Sendiri karena Pacar Minta Putus
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun