Suara.com - Siapa yang tak pernah menonton tayangan film televisi (FTV)? Tontonan yang biasanya menyuguhkan kisah romansa penuh intrik sepasang kekasih, yang awalnya tak saling suka bisa saling cinta.
Ternyata, tak hanya terjadi di kisah-kisah FTV saja, rasa benci bisa jadi cinta. Seperti kisah perempuan satu ini. Perempuan ini tak pernah menyangka bila dirinya akan dilamar oleh laki-laki yang paling dia benci.
Sebuah akun TikTok @candraaariyani membagikan kisahnya bersama sang tunangan.
"Udah pernah buat fu*k boy jadi bucin belum? Cobain!! Rasanyaaa ahhh mantap!," tulisnya dalam caption.
"Dilamar cowok yang tersayang (no). Dilamar cowok yang paling kubenci (yes)," lanjut keterangan pada video.
Dalam video itu Candra Ariyani memperlihatkan laki-laki bernama Oktona, seorang yang dia benci tapi sekarang malah menjadi tunangannya.
Ariyani menceritakan, awalnya dia sangat tidak menyukai tunangannya itu, karena selalu mempermainkan hati banyak wanita. Dia menyebut Oktona sebagai playboy kelas kakap.
Diketahui Oktona sering mengirimi pesan lewat Instagram ke Ariyani dan mengajak dirinya untuk berteman.
Dahulu Ariyani sering mengabaikan pesan itu. Namun, seiring berjalannya waktu Ariyani pun luluh dan mau mengenal lebih dekat sosok laki-laki itu.
Baca Juga: Sambil Cekikikan, Siswi SMP Datangi Dokter Untuk Gugurkan Kandungan
"Aku nggak kenal siapa dia di kampus, dan yang aku tahu aku risih sama ini orang karena setiap aku posting snapgram selalu direplied secara intens," terang Ariyani dalam video lainnya.
Ariyani mengaku ilfeel saat melihat foto-foto Oktana di Instagram, karena gaya rambut dan gaya berpakaian laki-laki itu. Apalagi Oktona bukanlah tipe idaman Ariyani.
Bahkan, Ariyani pernah menceritakan betapa benci dirinya terhadap Oktona pada pacarnya yang dulu, karena dianggap mengganggu hubungannya. Terlebih saat itu Ariyani dan Oktona, masing-masing memiliki pasangan.
Lucunya, orang yang Ariyani benci itu kini menjadi sosok yang berani melamar dirinya. Dia merasa terkesan karena keseriusan Oktona saat meminta izin langsung pada orangtua Ariyani.
"Memang Tuhan itu Maha Pembolak-balik hati manusia," tulisnya.
Ariyani menyebut lamaran itu adalah kado terindah dari sang tunangan.
Berita Terkait
-
Bikin Shock! Harga Sandal Jepit Ini Wow Banget
-
Sambil Cekikikan, Siswi SMP Datangi Dokter Untuk Gugurkan Kandungan
-
Viral Curhat Ditahan di Bandara Dikira Selundupkan Sabu, Ternyata Bawa Ini
-
Siswi SMP Datangi Dokter Kandungan, Pas Ditanya Jawabannya Bikin Syok
-
Viral Ojol Beri Bingkisan Sederhana ke Penumpang, Isinya Menyentuh Hati
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
-
7 HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025, Daily Driver Andalan
Terkini
-
DPR Kritik Keras Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS: Ancaman Nyata Kedaulatan Dunia
-
Disambut Pendukung, Nadiem Makarim Jalani Sidang Kasus Chromebook Usai 2 Kali Ditunda
-
Ini Kata Pemprov DKI soal Usulan Pencabutan Bansos Keluarga Pelaku Tawuran
-
Korea Utara Sebut Serangan di Venezuela Jadi Contoh Sifat Jahat dan Biadab Amerika Serikat
-
Besok Dimulai! Uji Coba Sistem Satu Arah di Jalan Salemba Tengah, Siap-Siap Ubah Rute Anda
-
Zero Tawuran 2026: Bisakah DKI Wujudkan Mimpi Besar Ini Setelah Insiden Manggarai Terbaru?
-
Aktivitas Erupsi Masih Tinggi, Semeru Alami Puluhan Gempa Letusan dalam Enam Jam
-
China soal Serangan AS ke Venezuela: Tak Ada Negara yang Berhak Jadi 'Polisi Dunia'
-
Pendidikan Tak Boleh Terhenti! Kemendikdasmen Terbitkan SE Pasca-Bencana
-
Superflu Belum Ditemukan di Jakarta, Bagaimana Langkah Mitigasi Pemprov DKI?