- BMKG merilis peringatan dini cuaca signifikan untuk Jabodetabek pada Jumat (27/2/2026) pagi hari.
- Prakiraan mencakup hujan intensitas sedang hingga lebat disertai petir serta angin kencang melanda beberapa wilayah.
- Dampak awal diprediksi terjadi di Kabupaten Bogor dan Tangerang, kemudian meluas ke seluruh DKI Jakarta dan sekitarnya.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai kondisi cuaca di wilayah Jabodetabek pada Jumat (27/2/2026) pagi ini.
BMKG memprediksi akan terjadi perubahan cuaca yang cukup signifikan di sejumlah titik Jumat pagi ini.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang," tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi fenomena alam yang dapat mengganggu aktivitas luar ruangan.
Berdasarkan laporan prakirawan, cuaca ekstrem ini akan melanda wilayah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Tangerang terlebih dahulu.
Titik awal konsentrasi hujan di Kabupaten Bogor meliputi wilayah Sukamakmur, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Caringin, Cijeruk, hingga Cigombong.
Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Tangerang, sebaran hujan diprediksi bermula dari Balaraja, Jayanti, Cisoka, Kresek, Kronjo, Kemiri, dan Sukamulya.
BMKG juga memproyeksikan bahwa gangguan cuaca ini akan meluas ke seluruh wilayah DKI Jakarta tanpa terkecuali.
Mulai dari Gambir di Jakarta Pusat, Penjaringan di Jakarta Utara, hingga Cengkareng di Jakarta Barat masuk dalam daftar wilayah terdampak.
Baca Juga: Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
Kawasan Jakarta Selatan seperti Tebet dan Pasar Minggu, serta Matraman di Jakarta Timur juga diprediksi akan diguyur hujan serupa.
Tidak hanya Ibu Kota, wilayah penyangga seperti Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kota Tangerang Selatan pun dipastikan akan mengalami kondisi serupa.
Kecamatan-kecamatan padat penduduk seperti Tambun Selatan, Cimanggis, hingga Pamulang masuk dalam zona waspada perluasan cuaca ekstrem.
BMKG mengimbau warga yang bermukim di daerah rawan genangan untuk melakukan langkah mitigasi sedini mungkin.
Kondisi ini diperkirakan masih akan terus berlangsung dan bergeser mengikuti arah pergerakan awan konvektif di langit Jabodetabek.
Berita Terkait
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Waspada! BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini
-
BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari
-
BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah
-
Waspada! Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Lebat dan Kilat Sore Ini
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Buruh Bersatu Desak Reformasi Total SJSN, Soroti Rendahnya Perlindungan Pekerja
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai