Suara.com - Staf Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, Rahma Sarita, dipecat dari jabatannya setelah dianggap melecehkan Pancasila. Siapa sebenarnya sosok Rahma Sarita? Berikut profil Rahma Sarita selengkapnya.
Untuk diketahui, surat pemecatan Rahma Sarita telah disampaikan ke Sekretariat MPR sejak 13 Desember 2020. Dalam surat bernomor 003/LM/MPRRI/XII/2020 tersebut, dijelaskan bahwa Rahma dipecat karena tidak menjalankan tugasnya.
Saat dikonfirmasi Suara.com, Lestari Moerdijat membenarkan pemecatan Rahma. Lestari menilai Rahma telah melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan UU Nomor 24 Tahun 2009 mengenai Lambang Negara dan tidak menjalankan kebijakan MPR dalam menjaga dan mensosialisasikan empat konsensus kebangsaan.
Pemecatan ini bermula ketika Rahma Sarita mengunggah tulisan berjudul "Pancasila Versi Negara Wakanda" di akun Facebook pribadinya. Unggahan tersebut menuai pro dan kontra dari netizen hingga berujung pemberhentian jabatan sebagai Staf Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR RI.
Mari simak profil Rahma Sarita yang telah disusun oleh tim Suara.com berikut ini.
Perempuan bernama lengkap Rahma Sarita Aljufri ini lahir di Surabaya, 7 April 1875. Rahma merupakan alumni dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga tahun 1977.
Karier Rahma Sarita sebagai Jurnalis
Perempuan berdarah Arab-Indonesia ini mengawali kariernya di dunia jurnalistik sebagai reporter TVRI Surabaya tahun 1998. Pada tahun 1999, Rahma Sarita hijrah ke Jakarta dan bekerja sebagai reporter TVRI Jakarta.
Baca Juga: Pimpinan MPR: Tidak Ada Tempat Bagi Orang yang Tak Hormati Lambang Negara
Tahun berikutnya, Rahma Sarita bergabung dengan Metro TV di tahun 2000 sebagai salah satu pembawa acara program Metro Realitas. Diketahui, Rahma berkarier sebagai jurnalis di Metro TV selama 7 tahun.
Berikutnya di tahun 2008, Rahma Sarita melanjutkan karier jurnalistik di TV ONE selama 2 tahun. Selanjutnya, ia pindah ke Jak TV sejak tahun 2018.
Kekinian, Rahma Sarita sering tampil sebagai presenter di Realita TV, sebuah kanal YouTube yang membahas tentang isu-isu politik tanah air. Rahma Sarita pun sering menginterview Rocky Gerung maupun Said Didu dalam video Realita TV tersebut.
Rahma Sarita Terjun ke Dunia Politik
Kepiawaiannya berinteraksi dan mewawancarai para politisi, membuat Rahma Sarita akhirnya terjun ke dunia politik. Ia lantas mendaftarkan diri sebagai caleg DPR RI dari Partai Nasdem pada Pemilu Legislatif 2019. Namun Rahma Sarita gagal melenggang ke Senayan.
Karier Rahma Sarita di dunia politik belum berakhir. Ia akhirnya masuk menjadi staf tenaga ahli Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?
-
Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng
-
Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO
-
Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok
-
Kunjungi Lembah Tidar, Prabowo Bakal Beri Pengarahan Langsung ke 478 Ketua DPRD se-Indonesia
-
Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang
-
Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran
-
Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan
-
Trump Larang Israel Serang Lebanon, Benjamin Netanyahu Langsung Manut
-
Tanggapi Ancaman Blokir Wikipedia, DPR Minta Pemerintah Kedepankan Dialog dan Kehati-hatian