Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui sampai saat ini masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Riza menilai hal ini terjadi karena mereka menganggap virus yang pertama kali ditemukan di China itu tidak ada.
Bahkan, kata Riza, mereka tak peduli jika nantinya akan terpapar dan bisa wafat karena virus itu. Sebab, pandangannya masalah sakit dan kematian adalah urusan tuhan.
"Masyarakat kita masih ada yang menganggap Covid-19 enggak ada dan kalau urusan sakit meninggal urusan Allah sehingga cuek," ujar Riza dalam diskusi yang disiarkan di kanal youtube BNPB, Jumat (18/12/2020).
Karena itu, Riza menilai masalah tersebut menjadi tantangan pihaknya untuk diselesaikan. Caranya dengan terus melakukan sosialisasi pentingnya penerapan prokes itu setiap hari untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat.
"Ini tantangan kami di DKI Jakarta," jelasnya.
Meski masih banyak yang cuek, Riza menyebut angka tingkat penggunaan masker di ibu kota cukup tinggi, mencapai 60 persen. Karena itu ia mengapresiasi masyarakat yang sudah menjalankannya.
"Namun, Kami termasuk bersyukur karena data dari survei, 60 persen masyarakat Jakarta menggunakan masker," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Vaksin Hampir Siap, Brasil Laporkan 1.000 Kematian Akibat Virus Corona
-
Kenali Cara Kerja Rapid Test Antigen, Rapid Test Antibodi, dan PCR
-
Pevita Pearce Positif Corona, Syuting Sri Asih Tertunda
-
155 Massa Aksi 1812 Ditangkap Polisi, Ada yang Bawa Sajam hingga Ganja
-
Air Purifier Disebut Bisa Kurangi Risiko Penyebaran Virus Corona, Benarkah?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi