Suara.com - Umumnya, anak-anak memang paling suka menghabiskan waktu untuk bermain bersama temannya. Bahkan tak sedikit bocah yang lupa waktu dan tak kunjung pulang karena asyik bermain.
Seperti video viral satu ini. Memperlihatkan seorang bocah di Pulau Sabang, Aceh yang dijemput paksa oleh ibunya, saat asyik bermain di pantai bersama teman-temannya.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @henie_alba, tampak sang ibu yang memakai kerudung berwarna hitam berusaha menyuruh anaknya untuk pulang. Tapi sang anak terlihat menolak, hingga menceburkan dirinya ke dalam air.
Dengan sigap, ibu tersebut menangkap tangan sang anak dan memukul pantat anaknya itu dengan sendal.
Bocah tersebut akhirnya pulang seraya ibunya masih mengomel.
Aksi ibu tersebut bukan tanpa sebab. Dia merasa khawatir anaknya yang masih kecil itu bermain bebas di air laut tanpa pengawasan orang dewasa.
Unggahan video itu pun viral, hingga ditonton lebih dari 488 ribu kali.
Beragam komentar warganet bermunculan. Mereka menjadi kangen dengan suasana saat dimarahi oleh ibunya karena lupa waktu saat bermain.
"Abis dipukul dimandiin dipakein baju terus disuapin. Ah aku rindu," tulis akun @ais585.
Baca Juga: Keluarga Isolasi di RS, Bocah 9 Tahun Berani Tinggal Sendiri di Rumah
"Pernah juga waktu kecil dibawain ranting buat mukul saya dan adek lagi berenang di kolam lapangan golf," cerita akun @ana07ad.
"Percayalah kelak ketika kamu sudah besar, kamu pasti akan merindukan hal seperti ini. Itu bukan kekerasan, melainkan teguran sayangnya emak ke kita," jelas akun @chelvhi25.
Berita Terkait
-
Daftar Pantai Gunung Kidul yang Eksotis dan Tersembunyi
-
Suami Beri Kejutan Anniversary, Warganet: Waktu Pacaran Pasti Bucin!
-
Sempat Unggah Foto Bocah Afrika Kelaparan, Coki Pardede Tuai Kritikan
-
Keluarga Isolasi di RS, Bocah 9 Tahun Berani Tinggal Sendiri di Rumah
-
Inovasi Baru Menanam Padi, Warganet: Ada yang Sulit Kenapa Dipermudah?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?