Suara.com - Sebuah rekaman video mengharukan memperlihatkan seorang bocah yang tinggal sendiri di rumah beredar di sosial media. Video tersebut viral.
Video yang diunggah oleh akun Instagram @magelang_raya mengisahkan seorang gadis kecil berusia sembilan tahun yang harus menjalani isolasi mandiri di rumah.
Bocah bernama Irene itu harus melakukan isolasi mandiri di rumah karena nenek dan pamannya suspek Covid-19.
"Irene, gadis kecil usia sembilan tahun menjalani isolasi mandiri sendiri di rumah. Dikarenakan nenek dan pamannya suspek Covid-19," tulis akun tersebut, dikutip Suara.com.
Berdasarkan informasi, paman dan nenek Irene harus diisolasi di RSU Tidar Magelang.
Mengetahui hal tersebut, kepala desa dan anggota TNI mengunjungi rumah Irene. Dalam video tersebut, Irene tampak diberi beberapa pertanyaan.
"Tadi malem berani?" tanya bapak tersebut.
Irene pun mengaku berani tinggal sendiri di rumah. Dia bahkan melakukan beberapa kegiatan seperti membaca buku pelajaran.
Dalam unggahan tersebut, kunjungan dari kepala desa bertujuan untuk memastikan kebutuhan konsumsi Irene.
Baca Juga: Warga Gugat Perda DKI soal Denda Rp 5 Juta Bagi Penolak Vaksin Covid-19
"Pada Kamis (17/12/2020) Kepala Desa Kalinegoro melakukan kunjungan ke rumah kontrakan Irene, untuk memastikan kebutuhan konsumsi Irene tercukupi dalam program Jogo Tonggo," demikian keterangan unggahan tersebut.
Video tersebut menjadi sorotan warganet. Mereka terharu dan kasihan.
"Kasian ditinggal sendiri lho," ujar akun fauzi_****.
"Ya Allah kasihan kalau malam sendiri, mana musim hujan lagi, sabar ya nduk," komentar akun tya_hallo****.
"Semoga kalau malam ada yang jagain diluar rumah," balas akun 217****.
Berita Terkait
-
Positif Covid-19, Pevita Pearce: Tolong Kenakan Masker Kalian
-
Warga Gugat Perda DKI soal Denda Rp 5 Juta Bagi Penolak Vaksin Covid-19
-
Pasien Covid-19 di Lampung Bertambah Jadi 5.220 Orang
-
Update Covid-19 Global: Kasus India Tembus 10 Juta
-
Kilas Balik: Garis Waktu Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia Sepanjang 2020
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat