Suara.com - Beredar penggalan video dari program televisi yang memperlihatkan seseorang dengan keterbatasan tengah mendapat hadiah dari seorang perempuan.
Alih-alih mendapat dukungan, perempuan yang memberi hadiah tersebut justru dianggap tidak memiliki akhlak oleh pengunggah video itu yakni akun Twitter @tvindonesiawkwk.
"Ga ada akhlak," tulis akun tersebut memberi keterangan singkat, Minggu (20/12/2020).
Dalam video itu, seseorang yang memiliki keterbatasan harus menggunakan kursi roda di setiap aktivitasnya.
Akan tetapi, perempuan dalam video tersebut memberi hadiah berisi bola yang dianggap oleh warganet tidak pantas bagi seseorang dengan keterbatasan.
Sontak unggahan tersebut menjadi bahan tertawaan warganet yang membanjiri kolom komentar akun @tvindonesiawkwk.
"Sungguh sebuah (dark joke-red)," kata penyanyi Fiersa Besari memberi komentar dengan menyertakan gambar jok motor berwarna hitam.
"Ini bukti bahwa kita bisa tertawa karena penderitaan orang lain, bukan karena tidak punya moral, tapi karena memang tertawa adalah respon spontan melihat ketidaklogisan," kata akun @kungka***
Sementara warganet dengan nama akun @uburuburalami, menjelaskan bahwa memberi sesuatu bagi mereka yang memiliki keterbatasan tidak sepenuhnya merendahkan.
Baca Juga: Demi Konten, Wanita Ini Tumpahkan Cendol Sebaskom, 'Matiin Rezeki Orang'
"(1) Buat temen-temen dengan keterbatasan, bisa dimaknai sebagai bentuk "candaan", tetapi juga bisa menjadi sumber motivasi dan kekuatan. Aku pernah wawancara dengan seorang yang make kursi roda. Ada yang bilang kalau dengan dibelikan sepatu itu dianggap sebagai "ngejek" tapi ada juga yang nganggep itu sebagai simbol untuk memberikan semangat "tetap jalani hidup ini," ungkap warganet tersebut.
"(2) Kadang mereka juga punya mimpi untuk bisa melakukan sesuatu. Misal ada yang kasih skateboard, sepatu roda, bola, sepatu, sepeda atau lain-lainnya. Bisa aja one day mereka bisa bikin inovasi untuk bisa menikmati permainan-permainan itu di tengah konidisi mereka," sambungnya.
"Saya langsung berhenti ngakak setelah baca tweet antum," timpal warganet dengan akun @richy***
Berdasarkan penelusuran Suara.com, video tersebut adalah potongan dari program acara Bedah Rumah yang tayang di kanal YouTube GTV, Jumat (18/12/2020) episode rumah Pak Badri.
Video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
-
Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen
-
Bukan Sekadar THR, Resto Bebek Goreng Ini Bagikan 29 Motor untuk Karyawan: Kesuksesan Milik Bersama
-
Viral Penumpang Bus Tangerang-Banyumas Bayar Rp420 Ribu, Hanya Dapat Kursi Bakso
-
Heboh! Bude Wellness Klaim Herbal Dapat Obati TBC, Ini Faktanya
-
Profil Felix Degei, Awardee LPDP yang Mengabdi Jadi Guru Honorer
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen
-
Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M
-
Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id
-
Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok
-
Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?
-
Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya
-
Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?
-
50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?
-
Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja
-
Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia