Suara.com - Letak geografis Indonesia berada di wilayah yang cukup strategis. Hal ini karena letak geografis Indonesia berada dijalur pelayaran dan perdagangan yang menyilang di antara beberapa benua. Letak geografis sendiri merupakan letak suatu daerah dilihat dari letak sebenarnya di bumi dan menentukan pula letak posisi antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.
Letak geografis Indonesia yang strategis sedikit banyak memberikan keuntungan bagi wilayah Indonesia. Salah satunya adalah keanekaragaman flora dan fauna yang dapat ditemukan di banyak wilayah di Indonesia.
Berikut ini penjelasan mengenai letak geografis Indonesia serta keuntungannya.
Letak Geografis Indonesia
Indonesia terletak diantara Benua Asia dan Benua Australia, serta diapit oleh Samudra Hindia, Samudra Pasifik dan Laut China Selatan. Indonesia berbatasan dengan sejumlah negara dan samudera. Berikut batas wilayah Indonesia.
- Sebelah Utara : Malaysia, Singapura, Filipina, Laut China Selatan
- Sebelah Selatan : Timor Leste, Australia, dan Samudera Hindia
- Sebelah Barat : Samudra Hindia
- Sebelah Timur : Papua Nugini dan Samudra Pasifik
Indonesia juga dikenal sebagai salah satu negara terluas di dunia dengan total luas wilayah 5.180.083 km² yang mencakup daratan dengan luas 1.922.570 km² dan lautan dengan luas 3.257.483 km². Indonesia juga memiliki bentang panjang wilayah sebesar 3.977 mil yang terdiri dari 17.504 pulau dan juga memiliki batas lautan 12 mil laut serta Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 200 mil.
Keuntungan Letak Geografis Indonesia
1. Memiliki Iklim Tropis
Dilihat dari letak geografisnya, Indonesia berada diantara dua samudra besar. Hal tersebut berdampak pada datangnya angin laut yang membawa banyak hujan sehingga menjadikan Indonesia memiliki iklim tropis. Akibat angin musim yang berhembus enam bulan sekali tersebut, wilayah Indonesia pun memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.
Baca Juga: 6 Uang Rupiah yang Tak Laku Lagi di 2021, Batas Waktu Penukaran 28 Desember
2. Memiliki Beragam Kebudayaan
Letak geografis Indonesia berada pada cross position atau di antara persilangan dari dua benua dan dua samudra, yaitu Benua Asia - Benua Australia dan Samudra Hindia - Samudra Pasifik. Hal Tersebut menjadikan Indonesia memiliki keragaman budaya dalam bidang bahasa, adat, seni, budaya, dan agama yang datang dari belahan benua lainnya.
3. Menjadi Jalur Pelayaran dan Perdagangan Dunia
Pengaruh dari cross position juga menjadikan Indonesia sebagai jalur pelayaran dan perdagangan internasional yang dilalui oleh banyak negara di dunia. Karena letaknya yang strategis, Indonesia dapat menjalin hubungan yang baik dengan negara-negara sekitar. Hal tersebut dinilai mampu meningkatkan kegiatan perdagangan dan menambah sumber devisa negara.
Itu dia penjelasan mengenai letak geografis Indonesia dan beberapa keuntungannya. Semoga membantu!
Kontributor : Theresia Simbolon
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Siapkan Payung Saat Ramadan, BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Berlanjut di Sebagian Besar Indonesia
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029