Suara.com - Politikus PKS Mardani Ali Sera menanggapi sebuah pernyataan Presiden Joko Widodo soal pemulihan ekonomi pada tahun 2021.
Dia menanggapi sebuah artikel tentang Jokowi yang tengah menghadiri suatu acara yang membahas tentang perekonomian nasional.
Dalam artikel tersebut Jokowi menyebut perekonomian nasional pada tahun 2021 dipastikan akan pulih.
Mardani Ali Sera pun memberi tanggapan terkait pernyataan tersebut. Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitter @MardaniAliSera, Selasa (22/12/2020).
Dia menyebut, Jokowi selalu mengulang perkataan yang sama. Bahkan, menurut dia, Jokowi sering membuat janji-janji yang kerap diulang.
"Pak Jokowi sering mengulang perkataan yang sama, bahkan ada dalam bentuk janji," cuitnya, dikutip Suara.com.
Lebih lanjut, Mardani memberikan saran kepada Jokowi. Menurut dia, apabila tim ekonomi tidak dievaluasi dan diubah maka pernyataan Jokowi akan sulit untuk terwujud.
Dia mengatakan Jokowi perlu mengubah komposisi dan mengevaluasi tim ekonomi agar dapat mewujudkan pernyataannya.
"Saran, jika tim ekonomi tidak dievaluasi dan masih menggunakan komposisi yang lama, nampaknya agak berat, wacana perlu aksi nyata." lanjutnya.
Baca Juga: Habib Rizieq Pulang, Mardani Ali Sera: Jangan Gaduh
Mardani meminta agar Jokowi dapat memperbuat tim ekonomi. Sebab, menurut dia, hal tersebut dapat menjadi salah satu jalan keluar agar perekonomian nasional pulih.
"Buktikan perkuat tim ekonomi," pungkasnya.
Dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2021 yang bertajuk 'Meraih Peluang Pemulihan Ekonomi 2021', Jokowi membahas soal perekonomian nasional.
Jokowi optimis bahwa perekonimian nasional akan lebih baik pada tahun 2021.
"Secara konsisten, kebijakan pemulihan ekonomi sudah kita bisa mulai lihat hasilnya. Dengan tren seperti ini, ke depan kita harap perekonomian nasional akan lebih baik lagi," ujar Jokowi, dikutip Suara.com dari kanal Youtube PerekonomianRI, Selasa (22/12/2020).
Selanjutnya, Jokowi memastikan bahwa pemerintah akan segera memberikan vaksin gratis kepada rakyat mulai awal tahun 2021.
"Yang paling penting, pemerintah akan segera memberikan vaksin gratis kepada rakyat, yang akan dimulai pada awal 2021," jelasnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Masuk Kabinet Jokowi? Wasekjen Gerindra: Komunikasinya Baik
-
Sujiwo Tejo Sindir Buzzer: Untuk Hidup Enak Tak Harus Bolak-balik Fakta
-
Jelang Reshuffle, Gerindra 'Promosi' Sandiaga Uno Jadi Menteri Jokowi
-
Bergulir Isu Reshuffle Kabinet, ini Nama yang Disebut Bakal Jadi Menteri
-
Gonjang Ganjing Reshuffle Menteri Jokowi, Nama Sandiaga Uno Muncul Lagi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend