Suara.com - Perdana Menteri New Zealand, Jacinda Ardern memberi komentar yang mencengangkan ketika ditanya tentang perasaannya menghadapi tahun 2020 yang melelahkan.
Menyadur NZ Herald Kamis (24/12), perdana menteri berusia 40 tahun ini mengatakan tak memiliki perasaan apa-apa selain ingin mengacungkan jari tengah untuk tahun pandemi ini.
"Saya pikir, tanggal 31 hanya menjadi lebih sedikit dari perayaan 2021, dan cenderung lebih ke jari tengah untuk 2020."
Awalnya, ia membagikan rencana Natal dan tahun baru yang disebut biasa saja saat tampil di ZM's breakfast show.
"Aku akan membawa ponselku sepanjang waktu, tapi memang seharusnya begitu saat kita berada dalam pandemi," ungkapnya.
"Pekerjaan tidak berhenti untuk perdana menteri, meskipun berita tentang vaksin memberi harapan yang lebih cerah untuk tahun 2021," katanya.
Ia kemudian memberi bocoran tentang kegiatan akhir tahun yang identik dengan libur panjang dan reuni keluarga.
"Saya tidak memiliki rencana apa pun, saya memiliki banyak waktu berkualitas dengan anak berusia 2 setengah tahun. Ini akan menjadi luar biasa."
Dan sama seperti ibu pada umumnya, Jacinda Ardern juga belanja hadiah Natalnya di menit terakhir. "Saya memesan sesuatu secara online," akunya. "Aku belum sempat berbelanja."
Baca Juga: Seekor Anjing Serang Bayi Usia Satu Hari di Selandia Baru, Pemilik Didakwa
Pada akhirnya, ia mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang sudah terlibat mengatasi pandemi virus corona bersama, sepanjang tahun ini.
"Pesan saya adalah terima kasih. Orang-orang luar biasa telah membantu membawa kami ke sini, ilmuwan, ahli epidemiologi.. tapi tidak ada yang akan berhasil tanpa Kiwi."
"Diperlukan setiap orang untuk menghentikan virus dan kami telah melakukannya," ujarnya menyebut warga Selandia Baru dengan panggilan khasnya, Kiwi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan