Suara.com - Potret sebuah paket mengejutkan yang diduga berasal dari sosok wanita simpanan atau selingkuhan viral di media sosial usai dibagikan oleh pengelola akun Twitter @txtdarionlshop, Kamis (24/12/2020).
Dalam paket yang diantar oleh kurir itu, tampak sebuah barang dibungkus dengan penutup bewarna biru.
Tentu saja disertai tulisan berisi pesan yang ditujukkan bagi penerima bungkusan paket tersebut.
Tidak biasa, dalam pesan pada paket yang kini tengah menyita perhatian publik itu, terdapat keterangan bahwa pengirim adalah selingkuhan Riduan, si penerima barang.
"From (Selingkuhan nya Riduwan yang tengah Hamil)," tulis narasi dalam pesan paket tersebut.
Dalam pesannya, selingkuhan yang tidak diketahui namanya tersebut menuntut Riduan bertanggung jawab karena sudah menghamili dia.
Kata selingkuhan itu, bayi yang dikandungnya sudah pasti hasil hubungannya dengan Riduan. Dia mengatakan menyertakan sejumlah bukti dalam paket yang dikirimnya ini.
"Abaaaaang tanggung jawab, Anak mu mau lahir, ini bukti testpack dan tes DNA nya aku kirim," ujarnya.
Kekinian, potret paket dari selingkuhan itu tengah diretweets ratusan kali dan menuai ribuan suka dari warganet yang juga berbondong-bodong mengomentari hal ini.
Baca Juga: Ngeri, Detik-detik Pengemudi Ojol Nyaris Tertimpa Muatan Truk Oleng
"Mampus Riduan," kata @MFRValentino.
"Ide bagus buat bikin orang malu sekalian: kirimin papan bunga yang isinya pengumuman dia selingkuh ke rumahnya," timpal @ridiahnrzhra.
"Yang jadi istrinya, boleh beli koleksi batu kali, batu bara, aspal gitu di saya buat nimpukin. Mau sewa excavator sekalian buat kubur hidup? Tersedia hanya untuk nyonya cantik terkhianati," tukas @thediscomonkey.
Tidak hanya itu, dalam kolom komentar sejumlah warganet mempertanyakan apakah seorang bayi bisa tes DNA.
"Emangnya kalau masih hamil janin-nua udah bisa tes DNA?" tanya @nempelmolor.
Menurut kabar yang ada, Tes DNA bisa dilakukan sebelum bayi lahir, disebut DNA prenatal untuk mengetahui ayah biologis janin itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat
-
Menag Tegaskan Zakat Tak Boleh untuk MBG, Penyaluran Wajib Sesuai 8 Asnaf
-
KPK Kembali Panggil Eks Menhub Budi Karya Sumadi Jadi Saksi Dugaan Suap Proyek DJKA
-
Maidi Diduga Terima Upeti 10 Persen Proyek PUPR Kota Madiun, KPK Cecar 6 Anak Buah
-
KPK Periksa Enam Pejabat Dinas PUPR Kota Madiun Terkait Korupsi Wali Kota Maidi
-
Kasus Pelecehan Guru SLB di Jogja Naik Penyidikan, Polisi Segera Panggil Terlapor
-
KPK Telusuri Pola Fee Proyek PUPR Madiun, Maidi Diduga Terima Imbalan hingga 10 Persen
-
532 Ribu Tiket Kereta Lebaran Ludes Terjual, KAI Daop 1 Ingatkan Sisa Kursi Menipis
-
Bongkar Sindikat SMS Blast e-Tilang Palsu, Bareskrim: Dikendalikan WN China
-
PDIP Soroti "Rasa Keadilan" Dunia Pendidikan: Pegawai MBG Jadi PPPK, Guru-Dosen Masih Terabaikan