Suara.com - Oleh Desy Saputra*
Beberapa jam menuju pergantian tahun 2020 ke 2021, Indonesia berduka atas meninggalnya seorang pelopor dunia komunikasi dan kehumasan di negeri ini.
Nyi Raden Maria Dinariati Natanegara atau yang akrab disapa Inke Maris (72) mengembuskan nafas terakhir di ruang ICU RS Medistra pukul 19.20 WIB di antara lantunan doa keluarga besar yang mengiringi kepergiannya.
Ia meninggalkan seorang suami, tiga anak, dan tiga cucu, dan ribuan orang yang menyayanginya setelah berjuang di melawan penyakit stroke menyerang sejak 11 Desember 2020. Jenazah Inke dikebumikan di TPU Jeruk Purut, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat (1/1) selepas salat Jumat.
Ungkapan duka cita dan doa mengalir sejak beberapa menit pesan berantai melalui Whatsapp tersebar menyampaikan kabar kepergian Inke menuju keabadian. Rasa kehilangan tak hanya milik keluarga, namun juga para karyawan perusahaan PR yang didirikan Inke yakni Inke Maris & Associates (IM&A), namun juga para sahabat, rekan bisnis, kolega, pejabat publik, pimpinan perusahaan, pimpinan lembaga hingga public figure.
Media sosial instagram @inkemarisassociates juga dibanjiri ungkapan duka. Ratusan karangan bunga terus berdatangan membanjiri rumah duka sekaligus kediaman Inke di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.
Di antaranya karangan bunga dari Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, Komisaris Utama Garuda Indonesia Triawan Munaf, Pakar Kehumasan Prita Kemal Gani, Bill & Melinda Gates Foundation, Asosiasi PR Indonesia, Perhumas Indonesia, berbagai perusahaan PR di Indonesia, berbagai media massa, dll, hingga klien-klien IM&A.
Komisaris Utama PT Garuda Indonesia Triawan Munaf mengenang pada tahun 1978 ia bertemu Inke di BBC Bush House London. Lalu tahun 1996 bersama dengan Iwan Tirta, Setiawan Djodi, menjadi juri Pemilihan Puteri Indonesia. Ia juga masih sempat berkomunikasi dengan Inke sekira November lalu.
"Selamat jalan Ibu Inke yang inspiratif. Saya akan selalu mengenang kebaikan dan keramahan Ibu. Saya yakin ibu akan ditempatkan di tempat yang sangat mulia di sisiNYA," kata Mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif ini.
Baca Juga: Profil Bellaetrix Manuputty yang Dirumorkan Dekat dengan Edhy Prabowo
Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) Sari Soegondo mengatakan "Bagi kami yang berkiprah di dunia PR, beliau adalah champion, pioneer di dunia komunikasi dan kehumasan Indonesia. Beliau sangat profesional dan bersemangat membangun industri kehumasan di Indonesia. Nama beliau begitu melekat di benak publik dan Ibu Inke Maris turut membentuk wajah industri PR di Indonesia. Indonesia sangat kehilangan beliau."
Sementara itu Ketua Umum Persatuan Humas Indonesia (Perhumas) Agung Laksamana mengatakan dunia PR Indonesia sangat kehilangan salah satu tokoh dan guru PR Indonesia. Inke tercatat pernah menjadi Dewan Pakar Perhumas dalam Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (BPP Perhumas).
"Sejak awal saya berkarir di dunia PR, beliau menjadi salah satu sosok acuan dan role model PR yang profesional. Dalam organisasi Perhumas, saya meminta langsung ke beliau untuk membantu kami. Tentunya keberadaan sosok beliau dalam organisasi sangat membantu dalam positioning Perhumas di Indonesia,," kata Agung.
Direktur Inke Maris & Associates Widyaretna Buenastuti mengatakan rasa kehilangan yang mendalam dirasakan oleh para karyawan IM&A. Sebagai CEO, Inke sangat dekat dengan semua karyawan.
"Kemarin waktu ultah, tumben-tumbennya beliau panggil semua staf satu per satu. Meski perayaan kecil ini berlangsung via daring, sungguh sangat berkesan bagi kami keluarga besar IM&A.
Biasanya ibu tidak mau mengatakan berapa umurnya. Tapi kemarin ibu bilang 'Saya 72, IMA 34.' Kemudian ibu bercerita bagaimana membangun IM&A yang dulunya pernah dianggap hanya sebagai event organizer hingga sebesar saat ini," katanya.
Berita Terkait
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah
-
Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka! Polri Janji Dalami Keluhan Kasus Nabilah OBrien
-
Polri Pastikan Isu 30 Kilogram Sabu Meleleh Akibat Cuaca Panas Adalah Hoaks
-
Kirim Doa untuk Timnas Futsal Indonesia, Akun Divisi Humas Polri Malah Dirujak Netizen
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer