Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut jika kasus penyebaran Covid-19 naik pada akhir Desember 2020. Bahkan, menurutnya, kasus aktif meningkat sebesar 110.679 kasus per Minggu, 3 Januari kemarin.
"Terkait dengan penanganan covid tadi dilaporkan oleh menteri kesehatan, terkait juga dengan pengembangan kasus aktif covid. Dimana malau kita lihat di akhir bulan Desember itu terjadi peningkatan sebesar, kasus aktif per 3 Januari 110.679," ujar Airlangga seusai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Senin (4/1/2021).
Karena itu kata Airlangga, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah, yakni mendorong optimalisasi tempat tidur pasien Covid-19 baik di tingkat pusat, rumah sakit umum daerah dan rumah sakit swasta.
Adapun peningkatan kapasitas tempat tidur ditargetkan sebesar 30 persen.
"Dan ini pemerintah pusat akan melakukan dengan rumah sakit rumah sakit pemerintah dialokasi daripada perawatan. Di mana, alokasi untuk penanganan Covid ditingkatkan menjadi 30 persen, dan Pak Menteri Kesehatan akan mempersiapkan hal tersebut," ucap dia.
Kemudian langkah selanjutnya, Airlangga menuturkan pemerintah perlu melakukan penguatan protokol kesehatan berupa operasi kedisiplinan atau operasi yustisi, dan konsisten menjalankan 3 M dan 3 T secara tepat sasaran.
Kemenkes, kata Airlangga juga akan menambah tenaga kesehatan yakni perawat di 1.141 fasilitas kesehatan.
"Kementerian Kesehatan akan menambah jumlah daripada tenaga kesehatan targetnya 10.000, terutama peningkatan perawat di sejumlah 7.900 orang dari 1.141 di fasilitas kesehatan," tuturnya.
Selanjutnya kata Airlangga pemerintah akan melakukan penguatan implementasi tata laksana Covid-19 terutama di tempat yang non rujukan.
Baca Juga: 26.551 Nakes di Kalbar Divaksin Covid-19 Mulai 14 Januari 2021
Berita Terkait
-
Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
3.000 Nakes Terdampak Banjir Sumatra Dapat Bantuan Perbaikan Rumah, Menkes: Supaya Tenang Kerja
-
Viral Nakes Girang Pindahkan 'Bayi Jelek'
-
Benarkah Gaji Nakes Jakarta Mandek 10 Tahun? Ini Duduk Perkaranya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini