Suara.com - Seorang mantan pegawai Mercedes Benz ngamuk di malam tahun baru dan menghancurkan puluhan unit mobil terbaru dengan buldoser hasil curian.
Menyadur Gulf News Rabu (06/01), peristiwa ini terjadi di Spanyol dan pelakunya langsung diamankan di kantor polisi.
Mantan pegawai perusahaan terkemuka ini diketahui berusia 38 tahun dan membawa buldozer curian sejauh 21 kilometer menuju pabrik Mercedes di Vitoria untuk meluapkan kemarahannya.
"Dia menggunakan (buldoser) untuk menyerang 50 mobil yang berada di tempat parkir," kata seorang juru bicara kepolisian daerah Basque tentang insiden yang terjadi pada fajar pada Malam Tahun Baru.
Inaki Andres Lozares, perwakilan serikat pekerja di pabrik Mercedes, memberikan angka yang lebih tinggi, dengan mengatakan 69 kendaraan rusak akibat amukan itu.
Manajemen pabrik tidak bersedia mengomentari insiden tersebut, tapi pejabat Mercedes yang diambil dari pers lokal memperkirakan biaya kerusakan antara dua dan lima juta euro atau nyaris Rp 85 miliar.
Dari gambar yang beredar, terlihat satu mobil bertengger di atas mobil lainnya sementara yang lain penyok parah. Polisi mengatakan pria itu adalah mantan pegawai Mercedes.
Berdasarkan penjelasan Lozares, pegawai itu meninggalkan pabrik pada akhir 2017 tapi terlihat jelas ia masih merasa frustrasi, tidak hanya dengan manajemen tetapi dengan karyawan yang berjumlah sekitar 5.000.
"Dia juga mencoba masuk ke lantai pabrik dengan buldoser", katanya.
Baca Juga: Heboh Mobil Tua 'Evolusi' Jadi Buldoser, Bedah Rumah Jadi Lebih Mudah
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'
-
Profil Bonatua Silalahi, Sosok Peneliti yang Berhasil Buka Salinan Ijazah Jokowi di KPU
-
Dua Bandit Bercelurit Harus Mendekam dalam Jeruji Besi Usai Jambret Kalung Emas di Tambora
-
Kejagung Bongkar Korupsi Ekspor CPO & POME, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Hadirkan 'Wajah Humanis', 1.060 Polisi Siaga Kawal Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR