Suara.com - Seorang pria asal Carolina Selatan bangun dari koma setelah mendengar suara istrinya. Menyadur Fox News Rabu (06/01), pria ini terbaring selama dua bulan karena Covid-19.
Don Gillmer yang berusia 43 tahun dinyatakan positif Covid-19 pada 5 Juli dengan gejala awal batuk. Ia lantas ke rumah sakit dan tak disangka, semenjak itu ia tidak pulang ke rumah selama 63 hari.
Ia menerima plasma pemulihan Remdesevir dua kali tapi tidak ada yang berhasil. Kondisinya buruk hingga ia harus menggunakan ventilator. "Itu membuatku takut," kata Don Gillmer.
Sebulan kemudian, suhu tubuhnya mencapai 104 derajat dan dia koma yang diinduksi secara medis. Dokter menelepon istrinya, Lacy Gillmer, dan memberitahunya bahwa dia mungkin tidak bisa melewati malam itu.
"Aku bersumpah aku mendengarnya, bersumpah aku mendengar suaranya, dan pada saat dia pergi, aku sudah stabil. Dia malaikatku. Dialah alasan saya di sini," kata Don tentang suara istrinya.
Meskipun sudah bangun dari koma berkat suara istrinya, Don masih harus melewati berbagai terapi untuk pemulihan seperti belajar berjalan normal. Pada 11 September Don diizinkan pulang dan ia bersyukur karena ada istrinya yang selalu mendampingi.
Kini, Don masih menjalani terapi dua kali seminggu dan ia mengaku tak akan kuat menjalani semua pemulihan itu tanpa istrinya.
"Saya memikirkan ketika ia menuju rumah sakit pada malam itu, saat dokter mengatakan padanya bahwa saya tidak dapat bertahan," jelas Don Gillmer..
"Anda tahu, saya tidak bisa membayangkan itu. Saya sering mengatakan kepadanya bahwa saya tidak tahu apakah saya bisa sekuat dia," katanya.
Baca Juga: Diet Tak Makan Nasi 2 Tahun, Juwita Bahar Nyaris Lumpuh hingga Koma
Don Gillmer kini meminta semua orang untuk menangani Covid-19 dengan serius. "Kita harus pintar dan rajin menjaga satu sama lain. Ini tentang sesamamu," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia