Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menunjuk seorang nama jenderal sebagai calon Kapolri. Ia adalah Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. Selain profilnya, harta kekayaan Listyo Sigit Prabowo juga membuat banyak publik penasaran. Simak penjelasannya berikut ini
Untuk diketahui, Listyo Sigit Prabowo merupakan seorang Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim). Listyo Sigit Prabowo disebut sebagai calon tunggal Kapolri sebagai pengganti Idham Azis yang telah memasuki masa pensiun pada tanggal 1 Februari 2021 mendatang.
Selain nama Listyo Sigit Prabowo terdapat nama lain dalam daftar jenderal bintang tiga yang menjadi kandidat Kapolri pengganti Idham Azis yakni, Komjen Gatot Eddy Pramono, Komjen Boy Rafli Amar, Komjen Arief Sulistyanto, dan Komjen Agus Andrianto.
Harta Kekayaan Listyo Sigit Prabowo
Berdasarkan data LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara), Listyo Sigit Prabowo diketahui memiliki harta kekayaan total mencapai Rp 8,31 miliar. Harta kekayaan Listyo Sigit Prabowo itu terdiri dari tanah dan bangunan di beberapa kota besar.
Listyo Sigit Prabowo memiliki tanah dan bangunan di kota Semarang, kota Tangerang dan Jakarta Timur senilai Rp 6,16 miliar. Selain itu, calon tunggal Kapolri pilihan Jokowi ini mempunyai mobil Toyota Fortuner generasi kedua dengan senilai Rp 320 juta.
Ia juga memiliki harga bergerak lainnya sebesar Rp 975 juta, kas dan setara kas sebesar Rp 869,7 juta.
Listyo Sigit Prabowo merupakan mantan ajudan Presiden Joko Widodo yang lahir di Ambon, Maluku, 5 Mei 1969. Ia merupakan alumni Akademi Kepolisian Angkatan 1991. Listyo melanjutkan pendidikan magisternya di Universitas Indonesia.
Sebelum menjadi Kabarskrim, Listyo pernah menjabat di anggota Polres Tangerang saat berpangkat Letnan Dua (Letda). Ia kemudian menjadi Kepala Pusat Komando Pengendalian Operasi (Kapuskosdalops) di Polres Tangerang.
Baca Juga: Tok! Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri
Saat Presiden Joko Widodo masih menjabat sebagai walikota Solo, Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolres Sukoharjo dan juga Wakapolres kota Semarang. Pada tahun 2012, Listyo Sigit Prabowo menjabat sebagai Asubdit II Dit Tipdum Bareskrim Polri dan pada 2013 ia bertugas di Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara.
Pada tahun 2014, Presiden Joko Widodo mengangkatnya sebagai ajudan presiden. Dua tahun menjadi ajudan, Listyo Sigit Prabowo berpindah tugas.
Ia mendapat jabatan sebagai Kapolda Banten dan naik pangkat menjadi brigadir jenderal dan menjadi Kepala Divisi dan menyandang pangkat bintang dua atau inspektur jenderal. Terakhir kali, ia ditunjuk sebagai Kabareskrim oleh Kapolri Idham Azis pada tanggal 6 Desember 2019.
Seperti itulah penjelasan tentang harta kekayaan Listyo Sigit Prabowo, calon Kapolri pilihan Jokowi.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito
-
Rudal Houthi Yaman Hantam Israel di Hari ke-30 Perang Timur Tengah
-
USS Tripoli Tiba di Timur Tengah Bawa Ribuan Marinir Saat Isu Serangan Darat ke Iran Memanas
-
Harga BBM Filipina Melambung Tinggi Akibat Perang Iran, Sopir Jeepney Terancam Kelaparan
-
Pembatasan Medsos Anak Tak Cukup, IDAI Soroti Peran Orang Tua dan Kesenjangan Pendampingan
-
MBG Disalurkan Lima Hari Sekolah
-
Benjamin Netanyahu Makin Tak Jelas, Israel Habis Digempur Iran Tanpa Ampun
-
Meninggal Dunia, Jenazah Mantan Menhan Juwono Sudarsono Disemayamkan di Kemenhan Hari Ini
-
Donald Trump Beri Sinyal Kuba Jadi Target Operasi Militer AS Berikutnya Setelah Iran dan Venezuela