Suara.com - Seorang wanita di Inggris dijatuhi denda setelah melakukan perjalanan hingga 160 km dan melintasi tiga kota hanya untuk membeli sebuah burger.
Menyadur Evening Standard, Kamis (14/1/2021) Kepolisian Yorkshire Utara mencegat seorang wanita berusia 30 tahun dan memberikan hukuman karena melanggar peraturan kuncian Covid-19.
Dia melakukan perjalanan dari Lincolnshire untuk makan sebuah burger di kedai McDonald bersama saudara perempuannya di Scarborough pada hari Sabtu.
Kepala Inspektur Rachel Wood, dari Kepolisian Yorkshire Utara, berkata: "Mengemudi melalui tiga kabupaten untuk mendapatkan burger tidak digolongkan sebagai perjalanan penting.
"Kebanyakan orang di North Yorkshire berusaha sangat keras untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di komunitas kami dan melindungi yang rentan.
"Saat pandemi ini berakhir, kami tahu semua orang menanti untuk pergi ke mana pun mereka mau, kapan pun mereka mau." jelasnya.
Pada hari Selasa, seorang kepala polisi senior mengatakan hampir 45.000 denda telah dikeluarkan kepada warga di seluruh Inggris karena melanggar undang-undang Covid-19.
Ketua Dewan Kepala Kepolisian Nasional Martin Hewitt juga memperingatkan bahwa petugas tidak akan "membuang waktu" pada orang-orang yang "tidak memedulikan" keselamatan orang lain.
Sementara itu, 14 pencinta mobil didenda masing-masing 200 poundsterling (Rp 3,8 juta) setelah mengadakan kopdar di barat laut London.
Baca Juga: Jose Mourinho Kesal Tottenham Kembali Gagal Menang
Polisi diberitahu oleh anggota masyarakat tentang pertemuan di Whitby Avenue, Park Royal pada hari Jumat, 8 Januari. Di lokasi kejadian, ada sembilan mobil.
Kepala Inspektur Louis Smith mengatakan: "Orang-orang yang terlibat, menurut pengakuan mereka sendiri, mengetahui aturan virus corona, dan sengaja melanggarnya.
"Pertemuan sosial seperti ini memfasilitasi penyebaran dan menempatkan yang paling rentan di komunitas kami dalam risiko." sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Soal Penembakan Pesawat di Boven Digoel, DPR Tegur Pemerintah: Tutup Bandara Jika Tidak Aman
-
Tak Berkutik! Detik-detik Penangkapan Dua Pria Pembawa Ribuan Ekstasi di Jakarta Barat
-
Stok Aman Jelang Ramadan dan Idulfitri: DKI Jakarta Siapkan 182 Ribu Ton Beras
-
IPK Indonesia Turun ke 34, KPK: Alarm Keras Perbaikan Pemberantasan Korupsi
-
Pekan Depan Prabowo Lawatan ke AS, Teken Tarif Dagang dengan Trump
-
Jaksa Skak Mat Klaim Nadiem: LKPP Nyatakan Harga Laptop Cenderung Tinggi Tidak Terkontrol
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Mendagri Minta Dukungan Parlemen Normalkan Anggaran TKD Provinsi Terdampak Bencana
-
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
-
Pesawat Ditembaki di Koroway Papua, 13 Penumpang Termasuk Balita Selamat Meski Pilot Tewas