Suara.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas menemukan bagian tubuh korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dikumpulkan dalam 17 kantong. Kantong jasad korban tersebut telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
"Saya serahkan kepada tim DVI untuk dilaksanakan identifikasi atau proses lebih lanjut," kata Direktur Operasi Basarnas Brigadir Jenderal TNI (Mar) Rasman di Dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (16/1/2021).
Basarnas juga menemukan serpihan kecil pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang dibungkus dalam tiga kantong. Basarnas juga menemukan beberapa dokumen dan pakaian korban yang ditampung dalam satu kantong.
Temuan serpihan pesawat itu kemudian diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT untuk identifikasi.
Sebelumnya, sekitar pukul 11.45 WIB, Basarnas juga menerima tujuh potong pakaian yang diperkirakan milik korban Sriwijaya Air SJ-182 yang dievakuasi oleh Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kapal Negara (KN) Trisula.
Temuan itu melengkapi temuan sebelummya yang hingga Jumat (15/1), bagian tubuh korban sudah dikumpulkan di dalam 272 kantong, serpihan kecil pesawat dalam 45 kantong dan potongan besar serpihan pesawat 50 bagian.
Basarnas sebelumnya memperpanjang operasi pencarian SJ-182 dalam tiga hari hingga Senin (18/1).
Fokus pencarian di antaranya menemukan korban, puing pesawat dan bagian dari kotak hitam yakni perekam suara pilot di kokpit atau CVR. (Antara)
Baca Juga: Sahabat Berduka Kehilangan Pramugari Isti, Sosok Humoris dan Pengayom
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen