Suara.com - Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia (PMI) Sudirman Said menceritakan adanya empat relawannya yang terinfeksi Covid-19 saat bertugas membantu korban bencana gempa di Mamuju, Sulawesi Barat.
Meskipun sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat, namun risiko bagi para relawan tetap ada.
Sudirman Said mengatakan, bahwa posko PMI Mamuju itu terletak di samping rumah sakit lapangan yang menampung pasien Covid-19.
Para relawan PMI tersebut kemudian menjalani tes dan hasilnya ada yang dinyatakan positif virus corona.
"Tadi pagi kita tes dan empat diantara relawan positif," kata Sudirman Said saat dihubungi, Selasa (20/1/2021) malam.
Sudirman menyebutkan hal tersebut menjadi risiko yang mesti dihadapi relawan PMI saat bertugas di tengah pandemi Covid-19.
"Meskipun sudah dengan ketat menerapkan protokol kesehatan, tetap ada risiko terinfeksi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa empat relawan tersebut langsung menjalani isolasi mandiri. Meski demikian ia tidak menyebut di mana relawan tersebut menjalani isolasi mandirinya.
Dalam kesempatan tersebut, Sudirman Said mewakili pengurus PMI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh relawan PMI yang telah berjuang membantu korban bencana.
Baca Juga: 4 Relawan PMI Tertular Covid-19 di Mamuju
"Pengurus PMI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada relawan PMI di seluruh Indonesia, yang hari hari ini sedang berjuang membantu korban bencana. Di Halmahera Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Semeru, Merapi, Sumedang, Sulawesi Barat, Sumbar, Aceh, dan di Kepulauan Seribu," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru