Suara.com - Seorang pemuda di Pakistan ditabrak kereta api hingga tewas saat membuat sebuah video untuk diposting di media sosial TikTok.
Menyadur Khaleej Times, Minggu (24/1/2021) kecelakaan itu terjadi pada hari Jumat di lingkungan Shah Khalid kota Rawalpindi, dekat ibu kota Islamabad.
Hamza Naveed sedang berjalan di samping rel sementara seorang teman merekamnya, kata Raja Rafaqat Zaman, juru bicara badan penyelamat Pakistan.
"Kereta yang melaju menabraknya saat dia membuat video dan berjalan di rel kereta api," kata Zaman kepada AFP.
Petugas penyelamat bergegas ke lokasi, katanya, tetapi pemuda berusia 18 tahun tersebut sudah menghembuskan napas terakhirnya.
Zaman menambahkan bahwa teman-teman korban mengatakan kepada petugas penyelamat bahwa saat kejadian dia sedang membuat sebuah video untuk diposting di TikTok dan akun media sosial lainnya.
Seorang petugas polisi di stasiun di sekitar tempat kejadian mengkonfirmasi kecelakaan tersebut dan rincian lainnya.
Mengambil foto dan membuat video untuk diposting di media sosial sangat populer di Pakistan. Banyak anak muda mengunggah foto dan video mereka di akun Facebook, Twitter, dan TikTok mereka.
Di Italia, seorang gadis kecil juga kehilangan nyawanya setelah mengikuti sebuah tantangan di media sosial TikTok.
Baca Juga: Pengadilan Pakistan Akhirnya Larang Tes Keperawanan pada Korban Pemerkosaan
Antonella Sicomero ditemukan tak bernyawa di lantai kamar mandi oleh saudara perempuannya yang berusia empat tahun di rumahnya yang terletak di Palermo, Sisilia.
Sebelum ditemukan tewas, Antonella memberi tahu keluarganya bahwa dia akan mandi, namun para penyelidik percaya bahwa dia membuat video untuk media sosialnya sebelum itu.
Ayah Antonella, Angelo, mengatakan bahwa saudara perempuannya mengatakan kepadanya bahwa dia ambil bagian dalam sebuah tantangan TikTok, surat kabar La Repubblica melaporkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!