Suara.com - Ajudan Presiden Tunisia dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami gangguan penglihatan dan sakit kepala mendadak. Ia diduga keracunan saat menerima amplop misterius yang ditujukan untuk presiden.
Menyadur The Hindu Jumat (19/01), ajudan bernama Nadia Akacha ini membuka amplop kosong yang berada di atas mejanya. Pengumuman mengonfirmasi laporan yang beredar tentang seseorang yang mencoba meracuni Presiden.
Pernyataan itu mengatakan bahwa surat diterima hari Senin dari pengirim tak dikenal yang ditujukan kepada Presiden Tunisia Kais Saied. Setelah dibuka, itu ternyata amplop kosong.
"Saat membuka, dia tidak menemukan dokumen tertulis, tapi kesehatannya dengan cepat memburuk. Dia tiba-tiba merasa lemah, hampir kehilangan penglihatannya dan sakit kepala migrain," kata pernyataan itu.
Keterangan yang sama juga mengatakan petugas lain di ruangan itu turut merasa agak sakit.
"Ajudan ditempatkan di rumah sakit militer Tunisia dan surat itu dikirim untuk dianalisis oleh layanan khusus Kementerian Dalam Negeri," jelas pernyataan itu.
Juru bicara kantor kejaksaan Tunisia, Mohsen Dali, mengatakan sebuah brigade khusus sedang ditugaskan untuk menyelidiki kasus ini.
Pernyataan dari kantor kepresidenan mengatakan telah dibuat keputusan untuk tidak mempublikasikan informasi pada hari kejadian "untuk menghindari penyebaran kepanikan" di antara penduduk.
Dikatakan bahwa Presiden Saied tidak terpengaruh oleh amplop misterius tersebut dan dalam keadaan sehat. Kais Saied, mantan profesor hukum dan orang luar politik, terpilih menjadi presiden pada tahun 2019.
Baca Juga: Oknum ASN Edarkan Sabu Pakai Amplop Lewat Biro Travel
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Duduk Perkara Kasus Chromebook: Kenapa Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara?
-
Menolak Lupa! 28 Tahun Reformasi, Aliansi Perempuan: Jangan Jadikan Tubuh Kami Sasaran Kekerasan
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan