Suara.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menepis isu yang menyatakan kalau dia mau maju dalam kontestasi Pilpres 2024.
Moeldoko mengatakan pekerjaaan sebagai KSP sudah banyak sehingga tidak tersebit dalam pikirannya terkait hal itu.
Isu Moeldoko hendak maju sebagai Calon Presiden dalam Pilpres 2024 sempat berhembus seiring adanya tuduhan kudeta terhadap Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Terus di bilangin mau jadi Presiden, yang tidak-tidak saja itu. Ah kerjaan gua setumpuk gini ngurusin yang enggak-enggak saja. Jangan lah membuat sesuatu, ini kaya dagelan. Lucu-lucuan," kata Moeldoko di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/2/2021).
Moeldoko mengklaim selama ini dia tidak pernah berbicara tentang ambisi untuk maju dalam kontestasi lima tahunan tersebut. Jika seandainya ada yang hendak mengorbitkannya sebagai Calon Presiden, Moeldoko justru bersyukur.
"Kalau urusan 2024, pernahkah saya berbicara selama ini tentang 2024? Tidak pernah. kalau yang mengorbitkan di sana ya alhamdulillah, kan begitu," kata dia.
Moeldoko mengaku sangat mencintai pekerjaaanya sebagai KSP. Terlebih, dia mendapuk diri sebagai orang yang profesional dalam bekerja, sehingga tidak ada niatan untuk mengemis jabatan.
"Aku itu orang yang mencintai pekerjaan. Saya orang profesional dan itu saya tunjukkan di mana-mana. Saya profesional, saya tidak pernah mengemis jabatan, saya bisa berdiri sebuah keyakinan saya," papar dia.
Baca Juga: Tak Merasa Jadi Korban, Moeldoko Menikmati Isu Kudeta Partai Demokrat
Berita Terkait
-
Moeldoko Buka Suara Soal Pertemuannya dengan Kader Partai Demokrat
-
Tak Merasa Jadi Korban, Moeldoko Menikmati Isu Kudeta Partai Demokrat
-
Ketemu Kader Demokrat di Rumah dan Hotel, Moeldoko: Tidak Terlalu Penting!
-
Moeldoko Dilirik Gantikan AHY di Demokrat karena Punya Karier Militer?
-
Harta Kekayaan Moeldoko Mencapai 46 Miliar, Tanah di Bogor hingga Surabaya
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Tomsi Tohir Desak Pemda Turun ke Lapangan Kendalikan Inflasi, Bukan Hanya Rapat
-
Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing
-
Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda
-
Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai
-
Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat
-
Soal Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu, Hensa: Harus Tegas dan Bisa Ditegakkan
-
Fakta Miris Daycare di Indonesia: 44 Persen Ilegal dan Mayoritas Pengasuh Tak Tersertifikasi
-
Lagi, KPK Periksa Dua Bos Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Pemerintah Klaim Kenaikan BBM Nonsubsidi Tak Ganggu UMKM
-
Buntut Kekerasan di Yogyakarta, DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Harus Ada Screening Digital