Suara.com - Sepasang pengantin beserta belasan temannya ditahan pihak berwenang Malaysia setelah melanggar protokol kesehatan saat sesi foto untuk memperingati satu tahun peringatan pernikahan.
Menyadur World Of Buzz, Minggu (7/2/2021) Kepolisian Distrik Langkawi menahan sepasang pengantin dan 17 teman mereka karena melanggar Perintah Kontrol Gerakan (MCO).
Insiden tersebut terjadi ketika mereka bergantian mengambil gambar untuk memperingati pernikahan pasangan tersebut.
Menurut Kepala Polisi Distrik Langkawi ACP Shariman Ashari, mereka terlihat mengenakan pakaian yang seragam sekitar pukul 18.30 waktu setempat di kawasan perumahan di Ayer Hangat.
"Selama patroli, petugas polisi melihat sekelompok orang yang terdiri dari pengantin baru dan 17 lainnya mengambil foto di sungai terdekat." jelasnya.
Polisi kemudian menahan seorang lagi yang diduga mengorganisir sesi foto tersebut dan tidak memiliki alasan konkret untuk meninggalkan rumah mereka.
Mereka yang ditahan berusia antara 17 hingga 28 tahun dan dibawa ke Kantor Polisi Kuah untuk diperiksa lebih lanjut.
Setiap yang terlibat dalam sesi foto tersebut dijatuhi hukuman dendan 1.000 ringgit Rp 3,4 juta dan akhirnya dibebaskan.
Pada 28 Januari 2021, Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah (JHEAIK) mengumumkan bahwa pernikahan hanya diizinkan di Kantor Agama Kabupaten.
Baca Juga: Facebook Jokowi Diserbu Warganet Malaysia: Pak Joko, Ambil Saja PM Yassin
Dikutip dari Channel News Asia, Malaysia mengumumkan pada hari Selasa (2/2) bahwa akan memperpanjang perintah kontrol pergerakan (MCO) untuk semua negara bagian dan wilayah federal, dengan pengecualian Sarawak, dari 5 Februari hingga 18 Februari.
Bulan lalu, semua negara bagian kecuali Sarawak ditempatkan di bawah MCO dari 22 Januari hingga 4 Februari untuk mengekang penyebaran Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar
-
Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami
-
WFH Bukan Long Weekend! Pemerintah Pakai Teknologi Pantau Lokasi ASN
-
KDM dan Ahmad Luthfi Ketawa Bareng di Jakarta, Netizen Kena Prank Medsos?