Suara.com - Ahmad Marzuki, seorang office boy alias OB di Jakarta menjadi sorotan media asing lantaran aksinya rutin memberi makanan gratis untuk para tunawisma. Terungkap fakta bahwa Ahmad ternyata merupakan OB yang bekerja di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia/PSI.
Hal itu dibenarkan oleh politikus PSI, Tsamara Amany saat dikonfirmasi oleh Suara.com terkait status Ahmad sebagai OB di kantor DPP partainya.
"Betul office boy di Kantor DPP PSI," kata Tsamara melalui aplikasi pesan singkat, Selasa (9/2/2021) malam.
Kendati begitu, Tsamara belum menjelaskan lebih detil terkait Ahmad Marzuki dan langkahnya yang kerap berbagi dengan tunawisma. Termasuk apakah Ahmad masih aktif sebagai OB di Kantor DPP PSI atau tidak.
Adapun aksi Ahmad tersebut menjadi sorotan setelah kisahnya diangkat oleh Channel News Asia, kantor berita berbasis di Singapura. Bahkan Ahmad disebut media asing tersebut sebagai pria berhati mulia.
Ahmad atau Marzuki membagikan kisahnya ditengah keterbatasan gaji yang tak seberapa dia masih mau berbagi makanan gratis kepada para tunawisma di Jakarta.
Gaji pertamanya pada tahun 2018 yang kurang dari Rp3 juta disisihkan untuk membantu orang yang membutuhkan. Untuk diketahui, upah minimum di Jakarta saat ini sekitar 4,2 juta rupiah.
"Jika Anda memiliki sesuatu seperti gaji, Anda tidak boleh lupa (untuk membantu orang lain)," kata Marzuki kepada CNA pada Sabtu (6/2).
Pria 33 tahun yang tumbuh besar di Lampung ini mengatakan masa lalunya yang cukup sulit membuat dia bertekad untuk membantu sesama.
Baca Juga: Disorot Dunia! Ahmad Marzuki, OB yang Beri Makan Gratis Gelandangan Jakarta
"Kalau menyangkut manusia, mereka selalu merasa segalanya tidak cukup. Terlepas dari seberapa banyak Tuhan telah memberi, mereka tidak akan pernah merasa itu cukup. Makanya kita harus berbagi dengan orang lain. Dengan berbagi, kita akan merasa sudah cukup," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
5 Fakta Aksi Warga Tolak Party Station di Kartika One Hotel Lenteng Agung
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak