Suara.com - Nasib apes dialami seorang rpia asal Jember, ia babak belur dihajar warga karena kepergok tengah mencuri buah jeruk di sebuah kebun milik anggota TNI.
Kasus pencurian jeruk ini berlangsung di Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Di mana pelaku yang bernama Salim (45) tertangkap basah mencuri jeruk pada Kamis (11/2/2021) malam.
Dilansir dari Suarajatimpost.com (jaringan Suara.com), awalnya pemilik kebun Yunios Yulianto merasa curiga ada seseorang yang gerak-geriknya mencurigakan melintas di sekitar kebun jeruk miliknya, sekitar pukul 17.30 WIB.
Pria ini yang tak lain adalah Salim mengendarai sepeda motor Honda Scoopy tampak juga mondar-mandir di sekitar kebun jeruk Yunios Yulianto.
Selang dua jam kemudian, Yunios memergoki Salim keluar dari kebun jeruk miliknya dengan membawa satu karung sak berisikan buah jeruk. Salim pun tak bisa mengelak saat tertangkap basah pemilik kebun yang tengah menunggu gerak-gerik mencurigakan Salim.
"Saya jadi korban pencurian sudah kali ini," ujar pria pemilik kebun jeruk yang juga anggota Koramil Tanggul berpangkat Sertu ini.
Sang pemilik sengaja membiarkan pelaku memasuki kebun jeruknya terlebih dahulu. Namun pelaku yang merupakan warga Desa Pondok Joyo, Kecamatan Semboro, tak sadar gerak-geriknya telah dipantau oleh sang pemilik kebun jeruk tersebut.
"Saya memang sengaja membiarkan pelaku masuk dulu di lahan jeruk milik saya. Dan benar sekali ternyata dia selama ini pelaku yang sering beraksi di tempat saya," ungkapnya.
Tertangkapnya Salim membuat warga sekitar kebun jeruk Yunios ikut berang. Ratusan warga sempat mendatangi lokasi kebun jeruk Yunios dan menghajar Salim hingga babak belur. Banyaknya warga tak membuat imbauan Yunios agar tak main hakim sendiri mempan.
Baca Juga: Tertangkap Basah Curi CD di Supermarket, Emak-emak Takut Ketahuan Anaknya
Beruntung jajaran Polsek Jombang cepat datang ke lokasi. Polisi segera membawa pelaku dengan barang bukti jeruk curian seberat lebih dari dua kwintal dan Honda Scoopy miliknya ke Mapolsek Jombang.
Sementara di tempat yang sama, tetangga pemilik jeruk Abdul Ajis menyebut, ada kejadian unik saat Salim dikeroyok oleh puluhan warga. Di mana saat dikeroyok dan dihajar warga, Salim disebut tak kesakitan dan warga menduga menggunakan ilmu kebal.
Sebab saat diberikan daun kelor justru pelaku berteriak-teriak seolah kesakitan dan meronta-ronta minta ampun.
"Kebal pencuri itu, tadi sempat diinterogasi dan beberapa bogem mentah mendarat di beberapa tubuh pelaku, namun dia tidak merasakan sakit, atau pun terluka sama sekali. Lalu ada yang menyarankan diberikan daun kelor ke tubuh pelaku, lalu dia menjerit kesakitan dan meronta-ronta," tuturnya.
Terpisah Kanitreskrim Polsek Jombang Aipda Andrianto Widodo membenarkan telah mengamankan pria yang tertangkap tangan mencuri jeruk di kebun milik anggota TNI.
"Pelaku ini residivis kambuhan yang baru keluar dari lapas. Dirinya pernah terjerat membawa senjata tajam dan mencuri besi rel kereta api," katanya.
Berita Terkait
-
Tertangkap Basah Curi CD di Supermarket, Emak-emak Takut Ketahuan Anaknya
-
Kena PHK saat Pandemi, Pria Asal Jembrana Jadi Garong
-
Salim Pencuri Jeruk di Jember Keok Usai Diberi Daun Kelor
-
Kocak! Sosok Maling Minimarket Terungkap Gegara KTP Ketinggalan di TKP
-
Dua Cewek Pembobol Minimarket Bekasi Ditangkap Gegara KTP Tertinggal di TKP
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk