Suara.com - Pria tanpa identitas ditemukan tergeletak meninggal dunia di area parkir mal di kawasan Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (12/2/2021) kemarin.
Diduga kuat, korban yang berusia sekitar 40 tahun itu meninggal akibat bunuh diri. Ia, loncat dari lantai enam parkiran Mal. Itu pun setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi di lokasi.
Kapolsek Tambora Komisaris Polisi Faruk Rozi menjelaskan bahwa salah satu saksi sekuriti mal sudah melihat korban sebelum meninggal menunjukan gelagat yang aneh.
Apalagi, kata Rozi, korban sudah diperingati oleh saksi berulang kali jangan berdiri didekat pembatas gedung.
"Kejadian sekira pukul 16.20 WIB di area parkir selatan mal. Sebelumnya salah seorang sekuriti yang patroli bertemu dengan korban dan diimbau supaya jangan berjalan mendekati pembatas gedung," ucap Rozi dalam keterangannya ditulis Sabtu (13/2/2021).
Setelah diperingati saksi agar tak berdiri di sisi pembatas gedung. Saksi pun meninggalkan korban.
Setelah ditinggalkan selama lima menit, korban nampak tergeletak di lantai bawah.
Maka itu, kata Rozi, diduga kuat bahwa korban meninggal akibat bunuh diri.
"Itu, sekuriti lanjut patroli lima menit kemudian dia melompat meninggal di tempat," ucap Rozi.
Baca Juga: Ketidaksetaraan Gender Jadi Sorotan Menyusul Maraknya Bunuh Diri Selebritis
Selanjutnya, untuk proses penyelidikan korban tanpa identitas itu pun dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo (RSCM), Jakarta untuk dilakukan otopsi.
Lebih lanjut, kata Rozi, pihaknya pun tak menemukan sama sekali identitas apapun di tubuh korban. Hanya, ada karcis bus dari Jawa Timur yang ada disaku korban.
"Tidak bawa apa-apa. Di badannya hanya ditemukan karcis bus malam dari wilayah Jawa Timur kemarin berangkatnya. Kami saat ini sedang mencari siapa keluarganya dari mr X ini," tutup Rozi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun
-
Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik