- Warga di wilayah Matraman meringkus seorang pria berinisial AA karena bertindak mencurigakan saat mencari ikan pada Selasa, 21 April 2026.
- Hasil penggeledahan warga menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram dari saku pelaku berinisial AA tersebut.
- Pelaku terbukti positif mengonsumsi sabu melalui tes urin dan saat ini pihak kepolisian sedang berkoordinasi untuk proses rehabilitasi.
Suara.com - Warga meringkus seorang pengguna narkotika jenis sabu berinisial AA (32) usai mondar-mandir saat warga sedang mencari ikan sapu-sapu di Kali Berland Matraman.
Kapolsek Matraman, Kompol Suripno, mengatakan penangkapan terhadap AA bermula saat warga curiga dengan gerak-geriknya.
"Kebetulan ada bocah mondar-mandir, mencurigakan. Orang yang kerja bakti pada nanya 'bocah mana itu' curiga," kata Suripno kepada wartawan, Selasa (21/4/2026).
Pelaku yang bukan warga setempat memberikan jawaban berbelit saat ditanyai. Melihat kecurigaan tersebut, ketua RT kemudian melakukan pemeriksaan.
"Dia (pelaku) malah mau pergi, digeledah ditemukan itu (sabu)," ucap dia.
Dari hasil penggeledahan, warga menemukan narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram. Berdasarkan pengakuannya, sabu tersebut merupakan hasil pembelian sehari sebelumnya.
“Ada barang bukti, tapi sedikit di bawah SEMA. Itu katanya dia beli sabu itu kemarin pengakuan dia 0,5 gram," ucap dia.
Ketegangan meningkat saat pelaku terus berkelit. Warga kesal karena jawaban pelaku tidak jelas.
Pelaku lalu disuruh tiduran di Kali Berland yang kebetulan dekat lokasi. Namun, kondisi saluran tersebut saat itu sedang kering tanpa air.
Baca Juga: Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil
"Itu katanya kesal warga-warga situ. Ditanya malah pelintat-pelintut nggak terus teras, akhirnya mau direndam tapi nggak ada airnya. dimasukin ke got itu, tapi nggak ada airnya," ujar dia.
"Nggak dimandikan, disuruh tiduran saja, tapi nggak ada airnya itu," imbuhnya.
Dari hasil pemeriksaan urin, pelaku terbukti positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
“Hasilnya positif. Nanti tinggal kita rujuk mau rehab atau bagaimana, kita koordinasi dengan Kejaksaan," tandasnya.
Berita Terkait
-
Rano Karno: Ikan Sapu-Sapu Jakarta Mau Diolah Seperti di Brasil
-
6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Jakarta: Mengapa Spesies Ini Jadi Ancaman Serius?
-
Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Disorot MUI, Ini Cara yang Benar Menurut Islam
-
Manfaat Ikan Sapu-Sapu Jadi Sumber Protein di Amazon Tapi Berbahaya di Indonesia
-
Selain Ikan Sapu-Sapu, 7 Spesies 'Monster' Ini Juga Merusak Ekosistem Perairan Indonesia
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun
-
Pemicu Tersembunyi Kekerasan Digital di Kalangan Siswa, Salah Satunya Takut Dibilang Nggak Asyik
-
La Ode Ahmad: Koperasi Merah Putih Harus Jadi Pusat Ekonomi Desa, Bukan Cuma Proyek Fisik
-
Kawal Visi Transparansi, Jaga Desa Beri Penghargaan bagi Pelopor Desa Bebas Korupsi
-
Prabowo Subianto dan Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Strategi Jaga Stabilitas Ekonomi
-
Ketua API Kritik Pernyataan JK Soal Konflik Agama
-
KRL Mati Listrik di Lintas KebayoranSudimara, KAI Commuter Sebut Gangguan Gardu PLN