Suara.com - Donald Trump lolos dari pemakzulan untuk kedua kalinya. Mantan Presiden AS ini mengeluarkan pernyataan pada hari Sabtu untuk 'merayakan' kebebasannya.
Menyadur Forbes Senin (15/02), ia mengatakan bahwa gerakan 'Make America Great Again' atau yang populer dengan singkatan MAGA baru saja dimulai.
"Terima kasih yang terdalam pada senator dan anggota DPR yang berdiri dengan bangga untuk Konstitusi yang dihormati dan untuk prinsip-prinsip sakral di jantung negara kita," ujarnya.
Ia memojokkan Demokrat dan menuduh telah melakukan pembalasan politik dan berupaya untuk menjatuhkan dirinya dengan menekankan sudut pandang yang tidak disetujui.
Dalam pidatonya, Donald Trump tak minta maaf atas perannya dalam serangan gedung Capitol lalu. Sebaliknya, ia menyebut dirinya sebagai korban.
"(Aku korban) perburuan penyihir terbesar dalam sejarah negara dan tak ada presiden yang pernah mengalami hal seperti itu."
"Make America Great Again baru saja dimulai," ujarnya sambil mengatakan ada banyak hal untuk dibagikan dengan para pendukungnya dalam beberapa bulan mendatang.
Senat memutuskan untuk membebaskan Donald Trump dalam pemungutan suara 57-43, dengan 7 suara 'membelot' dari Senat Republik untuk menghukumnya atas serangan Capitol 6 Januari.
Meskipun memberikan suara untuk pembebasan Trump, Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell menyatakan ia masih bisa dituntut.
Baca Juga: Trump Diblokir Twitter Selamanya, Meski Jadi Presiden Lagi
"Kami memiliki sistem peradilan pidana di negara ini. Kami memiliki litigasi perdata. Dan mantan presiden tidak kebal untuk dimintai pertanggungjawaban oleh salah satunya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Militer AS 18 Kali Langgar Wilayah RI Tanpa Maaf, Kini Berpotensi 'Terbang Seenaknya'
-
Pastikan Santunan Bagi Ahli Waris PHL, BPJS Ketenagakerjaan Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja
-
Surat Kemlu Bocor: Izin 'Terbang Bebas' Militer AS Berisiko Jadikan Indonesia 'Medan Perang'
-
Trump Kritik Paus Leo XIV hingga Lecehkan Yesus, Presiden Iran: Gak Bisa Dimaafkan!
-
China Bantah Pasok Senjata untuk Iran, Fitnah Tak Berdasar
-
China Bantah Tuduhan Suplai Senjata ke Iran: Laporan Itu Dibuat-Buat!
-
Kerugian Iran Tembus Rp4.300 Triliun, Garda Revolusi Siapkan Serangan Balasan ke AS-Israel
-
Sekjen PBB: Sudah Saatnya Israel dan Lebanon Bekerja Sama
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun ke Titiek Soeharto
-
Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?