Suara.com - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi menyampaikan sindiran untuk Anies Baswedan terkait banjir di DKI Jakarta. Ia menyebut sebuah kalimat dari Jokowi tentang banjir yang menurutnya kerap dijadikan tameng oleh Anies Baswedan dan para pendukungnya.
Dalam sebuah cuitan yang diunggah pada Sabtu (20/2/2021), Eko menyoroti sebuah pernyataan Jokowi saat masih menjadi Gubernur DKI. Menurut Eko, pernyataan tersebut sering dijadikan tameng agar Anies Baswedan bebas dari tanggung jawab.
"'Banjir dan macet akan mudah diatasi kalau saya jadi Presiden' Kata-kata Pak Jokowi ini sering dijadiin tameng agar Anies bebas dari tanggung jawab," tulis Eko Kuntadhi dalam cuitannya.
Eko lantas menjelaskan maksud kalimat Jokowi tersebut. Menurutnya, kalimat itu disampaikan sebagai asumsi dalam keadaan tertentu.
Ia juga memberikan sindiran terkait sosok gubernur yang cukup normal saja, tidak harus pintar.
"Padahal kata-kata itu keluar dengan asumsi, jika gubernur Jakarta normal. Gak perlu pinter. Cukup normal aja," lanjut Eko.
Menanggapi cuitan tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar.
Beberapa dari mereka meminta agar tak terlalu banyak tafsir bermunculan dari pernyataan-pernyataan tersebut. Mereka lebih berharap janji kampanye gubernur ditepati.
"Janji kampanye sama-sama ditepati ajalah... Nggak usah nyalahin siapa dan nggak usah tafsir kan macam-macam," tulis seorang warganet dengan akun @wird***.
Baca Juga: Update Terkini Banjir Jakarta: Pintu Air Angke Hulu Siaga 1, Sunter Siaga 2
"Normal untuk mau mendengar, melanjutkan yang baik dan besar hati. Yang jadi bawahan nggak mau bersinergi sih," tulis warganet dengan akun @jaro***.
"Banjir bisa diatasi dengan adanya seseorang yang memikirkan atau memberikan solusi bukan orang yang beralasan sana sini," tulis warganet lain dengan akun @DHn***.
Berita Terkait
-
Banjir Surut, Listrik di Jakarta, Bekasi dan Tangerang Ada yang Belum Nyala
-
Minggu Pagi, Tinggi Air di Manggarai dan Katulampa Turun, Status Normal
-
Update Banjir Jakarta: Sejumlah Jalan Tergenang, Tapi Sudah Bisa Dilewati
-
Catat! Ini Wilayah Jabodetabek Berpotensi Hujan Lebat dan Banjir Hari Ini
-
Update Terkini Banjir Jakarta: Pintu Air Angke Hulu Siaga 1, Sunter Siaga 2
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik
-
Skincare Kian Laris di TikTok Shop, BPOM Malah Temukan 9.042 Tautan Kosmetik Ilegal
-
Jawab Kritik DPR, Menkeu Purbaya Pastikan Dana Pendidikan 20 Persen Tak Diganggu
-
Detik-Detik Evakuasi Truk Towing yang Tersangkut JPO Tendean, Crane Besar Diterjunkan
-
'Jangan Ada Dusta!', Pesan Menohok Jaksa KPK di Sidang Suap Bea Cukai Rp78 Miliar
-
Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan
-
Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali
-
Di Balik Alih Status RUU Perampasan Aset, DPR Klaim Punya Cara Mempercepat Pembahasan
-
Lawan Narasi 'Lagi Apes', Jaksa KPK Siapkan 40 Saksi di Sidang Suap Bea Cukai