Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan masa jabatan 2021-2026 di Istana Negara, Jakarta, Senin (22/2/2021).
Upacara pelantikan dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat tersebut. Acara diawali dengan mengumandangkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 37 P Tahun 2021 dan 38 P Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Masa Jabatan 2021-2026.
Sebelum melantik, Jokowi terlebih dahulu menanyakan kesediaannya kepada Dewan Pengawas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebelum disumpah jabatannya.
"Terlebih dahulu saya akan bertanya kepada saudara-saudara, bersediakah saudara-saudara diambil sumpah menurut agama masing-masing?," tanya Jokowi.
"Bersedia," jawab Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Kemudian Jokowi melantik seraya memandu membacakan sumpah dan jabatan.
"Bahwa saya akan setia kepada UUD Negara RI Tahun 1945, serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan, dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Jokowi yang diikuti Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa bertanggung jawab," ucap Dewas dan Direksi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan mengikuti ucapan Jokowi.
Baca Juga: INFOGRAFIS: Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Melalui Website
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan
- Ketua BPJS Kesehatan Achmad Yurianto (unsur pemerintah). Yurianto merupakan mantan Jubir Pemerintah Penanganan Covid-19.
- Anggota Regina Marina Wiwieng Handayani (unsur pemerintah).
- Anggota Indra Yana (unsur pekerja).
- Anggota Siruaya Utamawan (unsur pekerja).
- Anggota Iftida Yasar (unsur pemberi kerja).
- Anggota Indra Deryanne Hasman (unsur pemberi kerja).
- Anggota Ibnu Naser Arrohimi (unsur tokoh masyarakat).
Dewan Direksi BPJS Kesehatan
- Direktur Utama Ali Ghufron Mukti
- Direktur Andi Afdal
- Direktur Arief Witjaksono Juwono Putro
- Direktur David Bangun
- Direktur Edwin Aristiawan
- Direktur Lily Kresnowati
- Direktur Mahlil Ruby
- Direktur Mundiharno
Dewas BPJS Ketenagakerjaan
- Ketua Muhammad Zuhri (unsur pemerintah).
- Anggota Kushari Suprianto (unsur pemerintah)
- Anggota Yayat Syariful Hidayat (unsur pekerja)
- Anggota Agung Nugroho (unsur pekerja)
- Anggota Subchan Gatot (unsur pemberi kerja)
- Anggota Muhamad Adya Warman (unsur pemberi kerja)
Anggota Muhammad Iman Nuril Hidayat Budi Pinuji (unsur tokoh masyarakat).
Direksi BPJS Ketenagakerjaan
- Direktur Utama Anggoro Eko Cahyo
- Direktur Abdur Rahman Irsyadi
- Direktur Asep Rahmat Swandha
- Direktur Edwin Michael Ridwan
- Direktur Pramudya Iriawan Buntoro
- Direktur Roswita Nilakurnia
- Direktur Zainuddin.
Usai pelantikan, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan selanjutnya pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing