Suara.com - Pegiat media sosial, Denny Siregar, memberikan komentarnya soal kasus empat pria tenaga forensik di Sumatra Utara yang ditetapkan sebagai tersangka, lantaran memandikan jenazah perempuan pasien Covid-19.
Denny Siregar mengaku kasihan dengan nasib empat tenaga forensik tersebut yang dikenakan pasal penistaan agama.
Hal itu Denny Siregar sampaikan melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (@2/2/2021). Dalam cuitannya itu ia membagikan foto-foto yang memperlihatkan sejumlah orang tengah melakukan demo meminta agar tenaga medis itu diadili.
"Demo di Pematang Siantar supaya para petugas forensik yang memandikan jenazah wanita yang kena covid segera diadili dengan pasal penistaan agama..," kata @Dennysiregar7 seperti dikutip Suara.com pada Selasa (23/2/2021).
Denny Siregar merasa kasihan dengan keempat tenaga kesehatan tersebut. Ia menilai keempat orang itu ditekan tanpa adanya perlindungan hukum ketika bertugas.
"Kasihan nakesnya ditekan begini tanpa perlindungan hukum, padahal mereka sedang bertugas," ujarnya.
Hal itu lantas membuat Denny Siregar meminta Mahfud MD agar bisa turun tangan untuk membantu penyelesaian kasus tersebut.
"Semoga pak @mohmahfudmd bisa turun tangan..," pintanya.
Denny Siregar mengaku tak paham mengapa keempat nakes tersebut bisa dijadikan tersangka karena memandikan jenazah wanita yang terkena Covid-19.
Baca Juga: Pasien Covid-19 Meninggal di Sumut Jadi 813 Orang
"Sampai sekarang gua enggak paham masalah 4 orang nakes yang dijadikan tersangka karena memandikan jenazah wanita yang kena covid 19," tuturnya.
Yang makin menambah bingung Denny Siregar, yakni pasal yang diberikan pada keempat nakes tersebut. Ia mempertanyakan apakah pasal penistaan agama begitu karetnya hingga dipakai dalam situasi apa pun.
"Kenapa pasal yang digunakan pasal penistaan agama? Apa pasal itu begitu karetnya, sampai bisa dipake dalam situasi apa saja ??," tanya Denny.
Dicuitan lainnya, Denny Siregar kembali mendesak Mahfud MD untuk ikut campur dalam kasus itu. Ia juga menanyakan pada Polri apakah hukum di Indonesia begitu kaku.
"Pak @mohmahfudmd apa mereka gak bisa dibebaskan ? Mereka kan hanya bertugas?? Halo @DivHumas_Polri apa segitu kakunya kah hukum di negara kita??," pungkas Denny.
Tag
Berita Terkait
-
Cegah Konten Menyinggung, Twitter Kembali Rilis Fitur Pratinjau Tweet
-
6 Bulan Pertama setelah Infeksi, Pasien Covid-19 Alami Kerontokan Rambut
-
DPRD Sebut Insentif Nakes Cair Usai Pelantikan Wali Kota Medan
-
Ngeri! Dalam Sepekan 16 Pasien COVID-19 di Kota Bogor Meninggal Dunia
-
Pasien Covid-19 Meninggal di Sumut Jadi 813 Orang
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi