Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat tren kasus aktif di Jawa Tengah masih mengalami kenaikan dibanding provinsi lain di Jawa-Bali. Pemerintah diketahui tengah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa - Bali.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito memaparkan jumlah kasus aktif di Jawa tengah meningkat jadi 31,75 persen pada PPKM jilid I, lalu naik lagi jadi 43,26 persen pada PPKM II, hingga 47,96 persen per 19 Februari 2021.
"Masih ada provinsi yang menunjukkan tren fluktuatif cenderung meningkat yaitu Jawa Tengah, Jawa Tengah masih terus tren kasus aktifnya bahkan sejak PPKM tahap kesatu dilaksanakan," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Selasa (23/2/2021).
Selain itu, persentase angka kesembuhan di Jawa Tengah juga menurun dari 64,32 persen pada PPKM jilid I, lalu turun jadi 64,12 persen pada PPKM II, hingga 63,26 persen per 19 Februari.
"Perkembangan kesembuhan di Jawa Tengah juga cenderung datar bahkan sedikit menurun pada tahap ketiga PPKM," ungkapnya.
Kondisi ini berbeda dengan daerah lain seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur yang menunjukkan grafik kasus aktif menurun setelah diterapkan PPKM.
"DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Bali, dan DI Yogyakarta trennya menunjukkan penurunan pada saat memasuki PPKM tahap ketiga atau minggu kelima PPKM, bahkan Jawa Timur mengalami penurunan pada PPKM sejak tahap kedua," jelasnya.
Wiku meminta Kepala Daerah di Jawa Tengah untuk meningkatkan penanganan pandeminya agar bisa mengikuti tren penurunan kasus aktif, sementara provinsi lain juga diminta terus menjaga kondisi agar kasus aktif semakin menurun.
"Saya minta kepada seluruh Gubenur/Bupati/Walikota di 7 provinsi ini dan kabupaten/kota di bawahnya untuk terus meningkatkan upaya maksimal penanganan Covid-19 selama periode PPKM ini berlangsung," ucapnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Rice Cooker Bisa Bunuh Virus Corona yang Ada di Uang?
Diketahui, Pemerintah memperpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mikro untuk menurunkan kasus penyebaran Covid-19 selama dua pekan, dari 23 Februari 2021 sampai 8 Maret 2021.
"Berdasarkan hal tersebut, kami menindaklanjuti perpanjangan PPKM karena PPKM termonitor bisa menekan berbagai kriteria yang diterapkan untuk menangani pandemi Covid," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Sabtu (20/2/2021).
Para kepala daerah diminta untuk menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 4 Tahun 2021 dan juga melakukan penguatan operasional kegiatan 3T.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
Terkini
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!
-
Antrean Bansos Mengular, Gus Ipul 'Semprot' PT Pos: Lansia-Disabilitas Jangan Ikut Berdesakan