Suara.com - Aksi dokter kecantikan palsu berinisial Y berakhir di kantor polisi. Dia punya banyak pelanggan, mulai dari Jakarta sampai Aceh, dari orang biasa sampai pesohor.
Y sudah menjalankan praktek ilegal selama empat tahun di klinik ZSC yang terletak di ruko Zam-Zam, Jalan TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur.
Apa saja jasanya?
Di klinik ZSC yang dia kelola, Y memberikan berbagai pelayanan untuk meningkatkan kecantikan seseorang.
Sebut beberapa saja, layanan suntik botox, suntik filler dan tanam benang.
Darimana ilmunya?
Y mengerti tentang bagaimana suntik botox, suntik filler, tanam benang serta berbagai layanan peningkatan kecantikan karena dulu dia pernah bekerja sebagai perawat di klinik kecantikan.
"Padahal dia sama sekali tidak memiliki ijazah kedokteran, dia dapat belajar karena pernah bekerja menjadi perawat (di klinik kecantikan)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus.
Siapa saja pasiennya?
Baca Juga: Malapraktik Klinik Ilegal Ciracas, Korban Alami Bengkak di Dada dan Bibir
Pasien yang pernah datang ke klinik berlatar belakang macam-macam. Dari orang biasa sampai pesohor.
"Cukup banyak pasien tersangka ini bahkan ada beberapa publik figur pernah jadi pasien yang bersangkutan," kata Yusri.
Pasien yang datang ke klinik tiap bulan rata-rata 100 orang. Tetapi semenjak Indonesia dilanda pandemi Covid-19, jumlah pasien berkurang menjadi sekitar 30 orang tiap bulan.
Pasiennya tak hanya dari Jakarta, tetapi berbagai daerah. Y pun melayani panggilan ke luar kota.
"Bukan cuma di Jakarta saja, sampai ke Aceh. Tapi lebih sering di daerah Jawa Barat; Bandung," kata Yusri.
Berapa biaya layanan?
Berita Terkait
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Eks Finalis Putri Indonesia Ditangkap Buka Praktik Kecantikan Ilegal, Wajah Pasien Bernanah
-
Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Saat Perempuan Dipaksa Masuk Standar yang Sama: Cantik Versi Siapa?
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen