Suara.com - Saat tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kuningan Jakarta, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah disambut seorang pria yang diduga anaknya, Sabtu (27/2/2021).
Dari pantauan Suara.com, Nurdin bersama lima orang lainnya, yaitu pejabat di lingkungan Pemprov Sulsel dan pihak swasta tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.45 WIB.
Saat digiring ke dalam gedung KPK, terlihat seorang pria berjaket biru memakai topi dan masker yang diduga anak Nurdin, hendak memeluknya.
Namun, karena dalam penjagaan ketat, tampak Nurdin mengabaikan untaian tangan dari pria yang diduga anaknya itu. Lalu pria itu nampak menggenggam tangannya.
Selain menggiring Nurdin dan lima orang lainnya ke Gedung KPK, penyidik juga terlihat membawa satu tas ransel dan satu koper yang diduga barang bukti.
Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membenarkan, Nurdin dan lima orang lainnya merupakan sejumlah orang yang terjaring dalam OTT KPK, pada Jumat dini hari (26/2/2021).
“Ada enam orang terdiri dari kepala daerah, pejabat di lingkungan pemprov Sulsel dan pihak swasta,” kata Ali saat di konfirmasi Suara.com.
Selanjutnya kata Ali, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap Nurdin dan lima orang itu.
“Tim KPK akan segera melakukan permintaan keterangan terhadap pihak-pihak dimaksud dan dalam waktu 1x24 jam, KPK akan segera menentukan sikap. Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut,” tambahnya.
Baca Juga: Nurdin Abdullah Diamankan KPK, Cuitan 'Tokoh Anti Korupsi' Diungkit
Seperti pemberitaan sebelumnya, Gubernur Nurdin Abdullah diciduk penyidik KPK atas dugaan kasus korupsi. Dia dijemput di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel yang berada di Jalan Jendral Sudirman Kota Makassar sekitar Pukul 03.00 Wita Sabtu (27/2/2021) dini hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Reshuffle Kabinet Makin Dekat? Sekjen Demokrat Tegaskan Nasib Menteri di Tangan Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Bahlil Bakal Jadi Menko? Begini Respons Sekjen Golkar
-
Kronologi Kasus Korupsi Nikel, Ketua Ombudsman Hery Susanto Diduga Terima Suap Rp1,5 Miliar
-
Terima Penghargaan KWP Award 2026, Rizki Faisal: Jarak Geografis Tak Boleh Halangi Hak Hukum Warga
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok