News / Nasional
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:39 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menemui Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman di Gedung KSP, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menemui Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman di Gedung KSP, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026). Dalam pertemuan itu Gus Ipul menyampaikan beberapa poin penting terkait program Sekolah Rakyat, salah satunya  perkembangan pembelajaran yang telah berlangsung selama hampir 11 bulan.

"Saya hari ini melaporkan perkembangan pembelajaran Sekolah Rakyat yang sudah berlangsung lebih dari 10 bulan atau bahkan hampir 11 bulan," kata Gus Ipul usai pertemuan.

Selain itu, Gus Ipul juga melaporkan adanya peningkatan jumlah siswa Sekolah Rakyat. Ia mengungkapkan, tahun 2025 terdapat sekitar 15 ribu murid dan jumlahnya meningkat pada 2026 seiring dengan gedung permanen Sekolah Rakyat yang sedang dalam pembangunan.

"Tahun lalu kita mengalokasikan 15 ribu lebih siswa Sekolah Rakyat. Tahun ini lebih dari 32 ribu yang akan diterima sebagai bagian dari siswa Sekolah Rakyat. Peningkatan alokasi ini sesuai dengan jumlah gedung permanen yang dibangun oleh pemerintah atas arahan Bapak Presiden. Saya kira ini yang penting yang bisa kami laporkan," ungkapnya.

Gus Ipul pun berterimakasih atas dukungan Dudung dan seluruh jajaran KSP terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat. Ia menyebut, pada Juli 2026, sekolah gratis bagi anak-anak kurang mampu ini memasuki  satu tahun penyelenggaraan. Menurutnya, momen itu menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi dan merancang langkah-langkah yang lebih baik terkait tata kelola, pemenuhan SDM, hingga mengatasi berbagai tantangan di lapangan.

"Kami berterimakasih kepada Pak Dudung, sejak beliau dilantik sudah melihat secara langsung pembelajaran di Sekolah Rakyat dan staf-stafnya Pak Dudung membersamai kami di berbagai kesempatan," ujar Gus Ipul.

"Saya memohon dukungan terus dari Pak Dudung selaku (Kepala) KSP agar penyelenggaraan Sekolah Rakyat makin baik, makin sempurna dan nanti melahirkan generasi-generasi yang pintar, berkarakter dan terampil sebagaimana harapan Bapak Presiden," sambungnya.

Sementara itu, Kepala KSP Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan berkolaborasi dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat, termasuk pembangunan gedung permanen. Menurut dia, program ini menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM yang lebih baik agar cita-cita Indonesia Emas pada 2045 dapat tercapai.

"Karena di situlah anak yang putus sekolah, anak yang tidak sekolah, ini akan ditampung dan kemudian disekolahkan secara boarding di Sekolah Rakyat," kata Dudung.

Baca Juga: Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret

"Saya akan dukung dan secara langsung Pak Menteri (Mensos Saifullah Yusuf) setiap saat bisa saya dengan tangan terbuka, staf saya akan membantu untuk menyelesaikan program, termasuk menyelesaikan hambatan-hambatan yang terjadi dengan berbagai macam pihak sehingga proses pembangunan sampai proses pembelajaran yang berkelanjutan ini akan terus tercapai dengan baik," tambah dia. ***

Load More