Suara.com - Belakangan ini profil Darmizal, politikus Partai Demokrat santer dibicarakan usai diberhentikan sebagai kader partai yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono itu. Simak penjelasannya berikut.
Tokoh politik di Indonesia memang tak pernah habis membuat kabar terbaru. Mulai dari manuvernya yang kadang membuat publik terheran-heran, hingga pernyataan yang keluar dari tokoh tersebut.
Salah satu tokoh politik yang cukup dikenal publik adalah Darmizal, yang belakangan diisukan akan dicopot dari jabatannya selaku Wakil Ketua Komisi Pengawas Partai Demokrat, dan bahkan diberhentikan dari kader partai tersebut.
Profil Darmizal
Pria kelahiran 6 September 1963 ini sendiri bukan nama baru di partai Demokrat. Ia sudah berkiprah sejak pendiriannya pada belasan tahun yang lalu, dan turut mendukung pencalonan mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan wakilnya Jusuf Kalla pada medio 2004-2005.
Darmizal sendiri menempuh pendidikan sarjananya di Fakultas Pertanian Universitas Ekasakti Padang, dan kemudian melanjutkan pendidikan magister hukum di Universitas Gadjah Mada.
Selanjutnya, ia menempuh pendidikan program doktoral Ilmu Sosial di Universitas Pasundan Bandung. Melihat track record pendidikannya, jelas bahwa beliau bukan orang sembarangan.
Sebenarnya Darmizal sendiri merupakan salah satu tokoh yang turut berperan besar dalam pendirian partai Demokrat, dan pencalonan SBY-JK pada kontestasi pemilu tahun 2004-2005 lalu.
Baca Juga: Disindir Soal Pelantikan Jokowi, Andre Semprot Politikus Demokrat
Dapat dikatakan, ia adalah tokoh inti dari partai tersebut. Meski demikian, ia sempat diisukan berhenti sebagai kader Demokrat pada pemilu 2019 lalu, dan memutuskan untuk bergabung di Relawan Joko Widodo sebagai ketua umum.
Berbagai manuver yang dibuatnya memang sering menyita perhatian publik. Puncaknya baru-baru ini, ia dikabarkan dipecat secara tidak hormat karena merencanakan kudeta pada kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai ketua umum partai Demokrat.
Tidak sendirian, nama Darmizal juga ditemani oleh politisi partai Demokrat lain seperti Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, serta Ahmad Yahya. Selain itu, nama Marzuki Alie juga terseret dalam skandal internal ini.
Lepas dari sepak terjang dan isu yang berpusar pada nama Darmizal sendiri, sosok politisi senior ini memiliki kompetensi yang patut diperhitungkan.
Meski harus menerima pil pahit atas tindakan yang direncanakannya, Darmizal nampak menghadapi keputusan partai Demokrat dengan lapang dada dan kembali menyusun langkah politik selanjutnya.
Itulah profil Darmizal, politikus yang baru saja diberhentikan dari Partai Demokrat.
Berita Terkait
-
Mantan Petinggi Demokrat Darmizal Sering Ketemu Moeldoko
-
Terawan Keluar dari Panggung Politik, Rachland Nashidik Mengaku Senang
-
Dibungkam, Politikus Demokrat: Yang Bilang Mic Saya Mati Otomatis, Ngawur!
-
Positif Corona, Anggota DPR Taufik Basari Diduga Terpapar saat Masa Reses
-
Ikut Protokol Tapi Positif Covid-19, Taufik Basari: Jangan Remehkan Corona
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan