Suara.com - Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani mengaku sudah mengetahui sejawatnya di parlemen, Taufik Basari yang terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19.
Menurutnya, kemungkinan Taufik terinfeksi tersebut saat 9 menjalani serangkaian kegiatan di masa reses DPR.
"Karena kan memang meskipun mas Taufik ini PCR test ini sudah 5 kali ya, tapi kan kita memang tidak tahu apalagi kemarin kita melakukan kegiatan reses di dapil masing-masing ya karena itu memang kewajiban ya. Jadi selalu ada potensi untuk terpapar itu saya kira ada," kata Arsul, Jumat (14/8/2020).
Arsul lantas mendoakan Taufik agar ia tetap dalam keadaan sehat meski diketahui terpapar Covid-19.
"Tapi mudah-mudahan Mas Taufik tetap sehat walafiat," ujar Arsul.
Sebelumnya, Taufik dinyatakan positi Crona berdasarkan hasil swab test yang dilakukan jelang pelaksaanan sidang tahunan MPR RI.
Dia mengaku langsung melakukan CT scan untuk mengetahui hasil lanjutan setelah dinyatakan positif Covid-19 dari hasil test swab.
"Pada tanggal 12 kemarin keluar hasilnya menyatakan positif. Hari ini saya cek CT scan torax dan melakukan tes swab kedua kalinya serta melakukan isolasi di rumah sakit," kata Taufik kepada wartawan, Kamis (13/8/2020).
Di mengklaim, beberapa kali rutin menjalani rapid hingga swab. Setidaknya sudah lima kali dirinya melakukan rapid, namun baru kali ini hasilnya positif.
Baca Juga: Ikut Protokol Tapi Positif Covid-19, Taufik Basari: Jangan Remehkan Corona
"Sebelumnya di tanggal 3 agustus hasilnya negatif. Fraksi juga rutin melakukan rapid test. Selama ini saya jalankan protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan atau gunakan hand sanitiser secara rutin," ujar Taufik.
Ia yang sudah menjalani ptotokol kesehatan sedemikian rupa namun ternyata terpapar Covid-19 lantas meminta semua pihak lebih waspada terhadap penularan virus Corona.
"Karena itu saya mengimbau agar kita semua tetap waspada dan jangan pernah remehkan wabah ini," ujarnya.
Kekinian, Taufik yang menjalani isolasi mandiri masih menunggu hasil swab test kedua.
"Saat ini saya masih menunggu hasil swab kedua. Hasil torax kata dokter bagus tidak ada tanda-tanda, saya juga tidak ada gejala. Mohon doanya," ujar Taufik.
Tag
Berita Terkait
-
NasDem Sentil Projo Soal Isu Jokowi-Prabowo Renggang: Itu Nggak Relevan
-
Dasco Tepis Isu DPR Akan Evaluasi Hakim MK karena Revisi Aturan Pemilu
-
Ngeri! Putusan MK soal Pemilu Bisa Jerumuskan DPR dan Pemerintah Langgar Konstitusi?
-
Taufik Basari: Segera Selesaikan Pembahasan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga
-
Diam-diam NasDem dan PDIP Sudah Bahas Soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar