Suara.com - Jajaran Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur, masih mendalami kasus pembunuhan seorang perempuan di sebuah hotel wilayah Kota Kediri, Jawa Timur, dengan memeriksa sejumlah saksi.
"Untuk sementara yang dari hasil autopsi ada bekas luka tusukan di bagian pinggang dan punggung. Kesimpulannya kematian tidak wajar (pembunuhan)," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Kediri Kota Kompol Kamsudi di Kediri, Selasa (2/3/2021).
Ia mengatakan, untuk saat ini keluarga korban juga sudah datang ke Kediri dan akan membawa jenazah pulang untuk dikebumikan.
"Keluarga korban sudah di Kediri dan janazah dibawa pulang hari ini," ujar dia sebagaimana dilansir Antara.
Hingga kini, Polres Kediri Kota telah memeriksa enam orang saksi terkait dengan kasus dugaan pembunuhan yang terjadi pada Minggu (28/2) tersebut. Pemeriksaan dilakukan selain terhadap rekan korban juga petugas hotel.
Di lokasi korban yang berasal dari Jawa Barat tersebut ditemukan saat ini masih terpasang garis polisi.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti koper. Di dalam kamar itu, terdapat dua koper dan saat ini masih pemeriksaan lebih lanjut untuk kepemilikannya. Diduga satu koper itu milik korban dan satu koper masih diselidiki kepemilikannya.
Dari manajemen hotel pun hingga kini belum bersedia memberikan konfirmasi dan lebih menyerahkan perkara ini ke polisi. Namun, adanya kasus tersebut aktivitas sehari-hari di penginapan juga tetap berjalan lancar. Banyak tamu yang menginap.
Sebelumnya, korban yang merupakan warga Jawa Barat itu datang ke Kediri dengan empat orang rekannya yang lain yang terdiri dari perempuan dan laki-laki dan menyewa dua kamar, pada Minggu (28/2) tersebut, sekitar jam 13.00 WIB.
Baca Juga: Terbukti Tak Bersalah Setelah 28 Tahun Dipenjara, Pria Ini Terima Rp 135 M
Namun, pada sore hari, petugas hotel menghubungi polisi yang melaporkan adanya temuan jenazah di dalam kamar. Korban adalah seorang perempuan berinisial M, dengan usia sekitar 20 tahun.
Berita Terkait
-
Terbukti Tak Bersalah Setelah 28 Tahun Dipenjara, Pria Ini Terima Rp 135 M
-
Gea Nekat Bunuh Istri Mantan Sekda Pematangsiantar, Ternyata Gegara Ini
-
Hoaks Bikin Masyarakat Gresik Takut Divaksin
-
Pembunuh Istri Mantan Sekda Pematangsiantar Ditangkap di Medan
-
Ini Sosok Mira Yuri, Gadis Bandung Korban Pembunuhan Sadis di Hotel Kediri
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan
-
Rangkul Homeless Media, Bakom Perkenalkan Mitra Baru New Media Forum
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera